TRIBUNWIKI

Legenda Lau Kawar, Kisah Kesalahpahaman Yang Berujung Petaka

Desa tersebut merupakan kawasan pertanian yang sangat subur sehingga hampir seluruh masyarakatnya bekerja sebagai petani yang makmur.

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/GITA
Danau Lau Kawar yang terletak di Kuta Gugung, Naman Teran, Kabupaten Karo 

Namun anaknya yang ditugaskan mengantarkan makanan ditengah perjalanan rupanya memakan makanan yang seharusnya diberi untuk neneknya hingga menyisakan tulang-tulang saja.

Namun, semua telah terjadi dan sumpah sudah diucapkan si nenek. Belum genap satu menit ia menyelesai doa, tiba-tiba terjadilah gempa bumi yang sangat kuat di desa itu.

Langit menjadi gelap dan mendung, petir saling menyambar dan terjadilah badai besar diikuti hujan yang lebat.

Semua penduduk desa yang tengah berpesta pun porak poranda. Mereka berusaha menyelamatkan diri, namun semua terlambat karena bencana yang terjadi dengan sangat cepat.

Baca juga: Dibalik Kisah Nama Desa Jaring Halus di Kabupaten Langkat

Tak terasa desa yang dikenal sangat makmur dan subur itu pun tenggelam dalam waktu singkat, tak ada satupun yang selamat.

Desa yang tenggelam berubah menjadi kawah besar kemudian diberi nama Danau Lau Kawar. Lau diambil dari bahasa Karo yang artinya air dan Kawar diambil dari nama Desa tersebut.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved