Breaking News:

Vaksinasi Drive Thru di Medan

Merasa Seperti Digigit Semut saat Divaksin, Berikut Harapan Tenaga Pendidik di Medan

Sejumlah tenaga pendidik di Kota Medan tampak antusias mengikuti vaksinasi drive thru yang diadakan di Lanud Soewondo Medan

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Simulasi vaksinasi drive thru di Lanud Soewondo, Medan, Selasa (6/4/2021). Dalam uji coba kali ini ditujukan kepada sebanyak 70 tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Medan.(TRIBUN MEDAN/RECHTIN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Puluhan tenaga pendidik di Kota Medan disuntik vaksin Covid-19 dengan sistem drive thru di Lanud Soewondo Medan, Selasa (6/4/2021).

Kegiatan ini dilakukan sebagai simulasi atau uji coba rute vaksinasi massal drive thru yang akan dibuka besok, Rabu (7/4/2021) untuk ribuan lansia.

Terdapat kurang lebih 70 tenaga pendidik mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA yang ada di Kota Medan ikut berpartisipasi dalam vaksinasi drive thru ini.

Seorang tenaga pendidik, Samuel Pakpahan mengaku sehat dan tidak merasakan efek samping usai divaksin.

Baca juga: BREAKINGNEWS-Hari Ini Uji Coba Vaksinasi Drive Thru Mulai Berjalan, Begini Kondisi di Lapangan

"Tidak ada rasa apa-apa, cuma saat disuntik saja rasanya seperti digigit semut. Sudah hampir 30 menit menunggu observasi kondisi masih sehat-sehat saja," ujarnya di lokasi, Rabu.  

Ia pun mengaku, seusai dilakukan vaksin Covid-19 di Kota Medan bagi tenaga pendidik dengan sistem drive thru, target belajar tatap muka di tahun ini dapat terlaksana.

"Kalau saya mudah-mudahan siap, karena melihat progres vaksinasinya sejauh ini kan sudah terus berjalan. Kalau yang lain kesiapannya sejauh apa kurang tau, tapi untuk sekolah kami sudah siap," tuturnya.

Menurut Samuel, vaksinasi yang dilakukan dengan sistem drive thru lebih praktis karena tidak mengharuskan pasien yang divaksin untuk keluar dari mobil.

Baca juga: KAKI BENGKAK Usai Divaksinasi Covid-19, Dinas Kesehatan Ungkap Peristiwa yang Dialami ASN Sebenarnya

"Lebih enak lah, bisa nunggu di dalam mobil saja sambil duduk. Tidak harus turun dan panas-panasan, jadi lebih praktis sih," ungkapnya.

Guru matematika di SD Sasana Padang Bulan ini berharap proses vaksinasi untuk tenaga pendidik di Kota Medan dapat dipercepat dan dijadikan prioritas.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved