Breaking News:

Banjir di Desa Patumbak Kampung Tak Surut 24 Jam, Begini Curhat Warga

Pengendara yang melintas di Jalan Martabe, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, mengeluhkan genangan air yang menutupi badan jalan.

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Pengendara melintas genangan air di Jalan Martabe, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Kamis (7/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pengendara yang melintas di Jalan Martabe, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang mengeluhkan genangan air yang menutupi badan jalan, Kamis (7/4/2021).

Warga setempat, Agus Tria, mengatakan, genangan air tersebut merupakan efek dari hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu sehari sebelumnya.

"Ini karena hujan semalam, dan tak surut-surut," ujar Agus.

Menurut Agus, kondisi banjir tersebut sudah berlangsung puluhan tahun tiap kali hujan turun.

Bahkan, tanpa ada hujan daerah tersebut kerap banjir menggenangi rumah warga.

Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Pergub PBBKB Tak Boleh Pengaruhi Harga BBM Nonsubsidi di Sumut

Baca juga: Tidak Banyak Diketahui, Ariel NOAH Punya Rumah Mewah di Kawasan Elite, Gemar Koleksi Barang Unik

Adanya bermacam pembangunan industri di sekitar Desa Patumbak Kampung tersebut, menurut Agus, menjadi pemicu banjir. Parit semakin mendangkal, dan tidak pernah dikeruk.

Padahal, kata Agus, masyarakat bersama pemerintah desa telah bolak-balik menyampaikan hal tersebut ke Pemkab Deliserdang.

Sayangnya, menurut Agus, Pemkab Deliserdang hanya meninjau tanpa realisasi.

“Pemerintah kabupaten selalu meninjau, tapi parit ini sepertinya tidak diutamakan," ujar Agus.

Parit tersebut, kata Agus, berdampak ke beberapa gang yang padat penduduknya di daerah tersebut seperti Gang Pribadi, Gang Riama, Gang Resmi.

Termasuk juga warga di Dusun I-IV air tergenang hingga ke rumah-rumah warga.

Atas hal itu, Agus mengharapkan kebijakan pemerintah, terutama untuk drainase utama tersebut.

"Ya kebijaksanaan pemerintahlah sebaik mungkin. Karena enggak hujan pun di sini, tapi kalau sudah hujan di hulu sana pasti banjir di sini, akibat air kiriman," ujar Agus.

(Jun-tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved