News Video
OPERASI PEKAT 45 Pasangan Diduga Mantap-mantap Terjaring Razia Dinsos Kota Medan
Menjelang bulan suci Ramadan, petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan melakukan razia di sejumlah hotel kelas melati dan hotel berbasis online.
"Iya," jawab si wanita mengangguk.
"Apak kalian sudah tunangan," tanya balik polisi.
"Maksudnya nanti habis lebaran mau tunangan," jawab si wanita.
Beberapa wanita yang diamankan berada di dalam kamar hotel, tampak menutupi wajah dan takut ketahuan.
"Mau jadi apa kalian begini," kata salah seorang petugas.
Satu persatu pasangan lalu menyerahkan kunci kamar kepada petugas hotel tempat mereka menginap.
"Masing-masing pegang ceweknya," ujar petugas.
Dari satu tempat itu, pasangan yang bukan suami istri dikumpulkan di satu tempat dan selanjutnya diamankan menggunakan mobil polisi.
"Awas ketukar ya pasangannya," terdengar suara petugas bercanda.
Di penginapan lainnya, tampak seorang wanita mengenakan jaket kuning digerebek.
Ia tampak baru bangun tidur dan mengaku seorang diri di dalam kamar.
"Kamu sendirian disini. Ini kok sudah berantakan gini tempat tidurnya. Ngeri kali kau tidur," tanya petugas.
Di kamar lain, seorang wanita yang sedang tertidur pulas tampak terkejut saat sejumlah petugas gabungan masuk untuk melakukan pemeriksaan.
Wanita yang mengenakan kaos putih langsung terbangun saat lampu sorot diarahkan kepadanya.
Ia tampak seperti orang kebingungan, melihat banyaknya petugas gabungan yang melakukan razia.
Kabag Ops Polres Asahan, Kompol RD Firman Darwin mengatakan, ketiga tempat tersebut seluruhnya berada di sekitar Kisaran, Kabupaten Asahan. Penginapan Keraton, Hotel Sejahtera, dan Hotel Cahaya.
"Malam ini kami Polres Asahan sesuai dengan arahan Kapolres Asahan menggelar razia Cipta Kondisi," ujar Kabag Ops Polres Asahan, Minggu(11/4/2021) dini hari.
Ujarnya, razia ini digelar untuk menciptakan rasa aman saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan yang beberapa hari lagi akan diletakan lakukan.
"Sehingga, Kabupaten Asahan aman dan kondusif terkendali. Sehingga masyarakat aman dan nyaman saat melakukan ibadah puasa," ujar Kompol Firman.
Ia mengatakan, sasaran razia adalah tempat-tempat yang disinyalir terjadinya prostitusi.
"Sasaran kita ke tempat-tempat yang menjadi penyakit masyarakat. Kami mengecek kebenaran terhadap perempuan-perempuan yang mengarah ke prostitusi yang sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat," ujarnya.
Katanya, ada 3 hotel kelas melati yang di razia oleh personel gabungan.
Dan terdapat 33 orang yang diduga melakukan prostitusi.
"Terdapat 33 orang, 16 pasangan, dan 1 wanita di diduga menunggu pelayan," katanya.
Katanya, untuk tindak lanjut, tim Polres Asahan akan bekerja sama dengan Pemkab Asahan melalui satpol PP dan dinas sosial untuk dibina.
(cr22/tribun-medan.com)