Breaking News:

Tradisi Punggahan Jelang Ramadhan, Warga Kampung Sejahtera Makan Bersama di Atas Daun Pisang

Punggahan atau Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang dilakukan pada akhir bulan Sya'ban

Tribun-Medan.com/Rechtin Hani
Masyarakat Kampung Sejahtera melaksanakan kegiatan punggahan di lapangan serbaguna, Jalan Haji Zainul Arifin, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (10/4/2021). Kegiatan diisi dengan doa dan makan bersama dengan menggunakan daun pisang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Punggahan atau Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang dilakukan pada akhir bulan Sya'ban (satu atau dua hari menjelang bulan Ramadhan).

Bentuk pelaksanaannya bervariasi, umumnya berkumpul bersama keluarga dan kerabat, makan bersama (botram), saling bermaafan, dan berdoa bersama.

Selain itu, ada pula yang mengunjungi tempat wisata bersama keluarga, berziarah ke makam orang tua atau orang saleh, atau mengamalkan sedekah munggah (sedekah pada sehari menjelang bulan puasa).

Punggahan berasal dari Bahasa Sunda unggah yang berarti naik, yang bermakna naik ke bulan yang suci atau tinggi derajatnya.

Tradisi munggahan dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah, untuk membersihkan diri dari hal-hal yang buruk selama setahun ke sebelumnya dan agar terhindar dari perbuatan yang tidak baik selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, masyarakat Kampung Sejahtera melaksanakan kegiatan punggahan, yang diisi dengan doa dan makan bersama dengan menggunakan daun pisang, kegiatan yang dilaksanakan di lapangan serbaguna, Jalan Haji Zainul Arifin, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Menjalani Puasa di Masa Pandemi, Berikut Tips dari Ahli Kesehatan dr Eny Muhartiyanti Manurung

Baca juga: Polisi di Medan Diduga Salah Tangkap Pengedar Narkoba, Siswi SMK Jadi Korban,Ini Penjelasan Keluarga

Kegiatan punggahan dan doa bersama ini digelar oleh masyarakat, Pemuda Pemudi Kampung Sejahtera (P3KS), Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Al-Amin, BKM Masjid The South India Muslim Ghaudiyah, BKM Masjid Taj'ul Madras.

Di awal kegiatan, warga membacakan Tahtim dan Tahlil, dilanjutkan dengan doa bersama serta makan bersama dengan menggunakan daun pisang.

"Kegiatan ini merupakan tradisi, kita wajib menggelar silaturahmi dan saling memaafkan dan mendoakan satu sama lain agar ibadah di bulan suci ramadhan dilancarkan," ujar Sekretaris Kecamatan Medan Petisah, Budi Ansari.

"Alhamdulillah, kegiatan ini sangat saya apresiasi, hal ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin warga Kampung Sejahtera, karena dengan kegiatan ini warga dapat terus bersilaturahmi dan menambah kelompokan antara sesama warga," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved