MENYERAMKAN, Kondisi RS Kusta Sicanang Mirip Rumah Hantu, Bangunan Ditumbuhi Semak
RS Kusta di Sicanang, Belawan kondisinya mirip rumah hantu dipenuhi semak belukar. Bangunannya pun sudah hancur tak terawat
Dari ke empat bangunan yang ada, kata Ana, hanya ada satu bangunan yang masih berfungsi sebagai tempat penyimpanan bantuan sembako bagi pengidap penyakit kusta.
"Kalau bangunan yang di sana masih digunakan untuk gudang. Gudang sembako yang dibagikan untuk pengidap penyakit kusta setiap bulan," katanya.
Ana mengatakan, ada sekitar 300 pengidap penyakit kusta beserta keluarga yang tinggal di komplek Rumah Sakit Kusta Sicanang.
Setiap bulan, masing-masing keluarga pengidap mendapatkan bantuan berupa 15 kilogram beras, cabai, bawang, gula, sayur mayur serta bahan pokok lainnya.
"Jadi beberapa pegawai rumah sakit masih ada yang masih tinggal di sini. Karena untuk menyalurkan santunan setiap bulannya," ucapnya.
Ia pun berharap RS Kusta Sicanang dapat beroperasi kembali.
Karena, jika pusat pengobatan penyakit kusta ada jauh dari lokasi tempat tinggal mereka di Sicanang, berbagai resiko bisa terjadi.
Baca juga: Penderita Kusta Bentang Spanduk di Jl Juanda
"Jauh lebih enak kalau rumah sakit kusta ini beroperasi. Lebih dekat kalau ada keadaan darurat. Ke Lau Simomo Kabanjahe sana jauh kali, belum sempat dibawa ke sana sudah enggak tertolong lagi orang tua kami," ungkapnya.
Dikutip dari berbagai sumber, RS Kusta Sicanang dahulu merupakan Rumah Sakit khusus untuk penderita penyakit kusta.
Rumah sakit ini merupakan rumah sakit kusta dengan pelayanan prima yang ada di Sumatera Utara.
Saat ini pusat pengobatan penyakit kusta ada di Rumah Sakit Kusta Lau Simomo, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Penderita penyakit Kusta di Sicanang pun harus jauh-jauh berobat ke sana karena tidak semua rumah sakit menerima penderita penyakit kusta.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rs-kusta-sicanang.jpg)