Breaking News:

Para Tokoh Lintas Agama Sepakat Tolak Radikalisme dan Narkoba, Wabup Langkat Apresiasi

Tolak aksi radikalisme dan peredaran narkoba, tokoh lintas agama se-Kabupaten Langkat bersama-sama tanda tangani dokumen pernyataan.

Dok. Humas Pemerintah Kabupaten Langkat
Dokumentasi Agenda Penandatanganan Aksi Tolak Radikalisme Tokoh Lintas Agama Kabupaten Langkat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Langkat, pada Jumat (9/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Wakil Bupati (Wabup) Langkat Syah Afandin mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana mengapresiasinya pernyataan tolak radikalisme dan peredaran narkoba dari tokoh lintas agama di Kabupaten Langkat.

“Yang pernah terjadi selama ini adalah kesesatan oknum. (Itu) tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran agama mana pun,” ujar Wabup Syah Afandin dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Medan, Senin (12/4/2021).

Hal tersebut dikatakan Wagub saat menghadiri penandatanganan pernyataan sikap tokoh lintas agama dalam rangka menangkal aksi radikalisme dan terorisme, di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Langkat, pada Jumat (9/4/2021).

Kegiatan penandatanganan tersebut dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Langkat yang rukun dan damai.

Baca juga: Umat Lintas Agama Berdoa Minta Gunung Sinabung Tenang

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agaman (Kemenag), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Langkat, dan para tokoh lintas agama yang merupakan perwakilan dari agama Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Langkat juga mengharapkan peran aktif dari para tokoh agama untuk senantiasa menjaga kerukunan demi kelangsungan dan keseimbangan pembangunan moral umat beragama.

“Saya juga mengharapkan sinergi dari semua komponen masyarakat Langkat, untuk menjaga negeri bertuah ini tetap kondusif,” pintanya.

Sementara itu, Kakan Kemenag Kabupaten Langkat Zulfan Efendi menyatakan, sikap penolakan radikalisme tersebut merupakan bentuk dukungan untuk pemerintah dan pihak kepolisian.

Baca juga: Tokoh Lintas Agama Sambut Baik Deklarasi KITA, Rencanakan Bangun Pesantren Melodia

Dukungan tersebut, kata Zulfan, dilakukan demi mengurangi aksi radikal dan terorisme serta sebagai aksi pengecaman terhadap aksi teror dan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan di Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Kakan Kemenag mengajak pula para tokoh lintas agama di Kabupaten Langkat untuk tidak memberi ruang gerak dan kesempatan bagi berkembangnya ajaran sesat yang membahayakan persatuan Indonesia.

“(Aksi ini) juga bentuk dukungan kepada Bupati Langkat dalam memberantas peredaran narkoba di Langkat,” katanya.

Hal tersebut merujuk pada kegiatan penandatanganan sikap dan pernyataan menolak peredaran narkoba di Kabupaten Langkat, yang dilakukan bersamaan dengan penandatanganan sikap dan pernyataan menolak aksi radikalisme.

Baca juga: Toleransi Umat Beragama, Kapolda Sumut dan Tokoh Lintas Agama Halal Bi Halal ke Pesantren

Usai ditandatangani, berita acara pernyataan sikap tersebut diserahkan Kakan Kemenag Langkat kepada Wabup Langkat dan Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Langkat Komisaris Polisi (Kompol) Khairi Sani.

Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana (CM)
Editor: Mikhael Gewati (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved