Breaking News:

Dalam Waktu 3 Jam Terjadi 4 Kali Gempa di Sumut, Ini Keterangan BMKG

Dalam kurun waktu tiga jam, terjadi gempa bumi hingga 4 kali di wilayah Sumatera Utara, yakni di daerah Madina, Padanglawas, Nias Barat, dan Samosir

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
BMKG/net
Dalam Waktu 3 Jam Terjadi 4 Kali Gempa di Sumut 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Dalam kurun waktu tiga jam, terjadi gempa bumi hingga 4 kali di wilayah Sumatera Utara, yakni di daerah Mandailing Natal, Padanglawas, Nias Barat, dan Samosir.

Dari data BMKG, keempat gempa tersebut terjadi sejak pukul 22.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

Pertama, gempa terjadi di wilayah Mandailing Natal dengan kekuatan 3,7 Skala Richter (SR) dengan kedalaman 2 kilometer.

Walaupun keempat gempa bumi yang terjadi berdekatan dari sisi waktu, staf Inatews BBMKG Wilayah I Medan Endah Puspita Sari menyebut tidak bisa disimpulkan keempat gempa tersebut memiliki pertalian.

“Karena daerahnya berbeda tentunya berbeda juga sumber gempanya. Jadi tidak bisa kita serta merta menyimpulkan saling berkaitan hanya berdasarkan waktu yang berdekatan,” ujar Endah Puspita Sari, Kamis (15/4/2021).

“Gempa dengan magnitudo 3.7 SR, yang terjadi pada Rabu (14/4/2021) pukul 22:00:13 WIB, dengan lokasi 1.01 LU, 99.50 BT atau sejauh 16 kilometer barat Laut Mandailing Natal dengan kedalaman 2 kilometer. Akibatnya gempabumi dirasakan di Panyabungan,” papar Plt BMKG Wilayah I Medan Eridawati.

Baca juga: Viral Pidato Gubernur Diinterupsi Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, Bapak Edy Sudah Tidak Bermartabat

Baca juga: Tak Dapat TPP Sejak Januari, Ratusan Staf TU SMP Mengadu ke Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman

Yang kedua, gempa dengan magnitudo 3,2 SR yang terjadi pada Rabu (14/4/2021) pukul 22:49:45 WIB, dengan lokasi 0.32 LU, 96.76 BT atau berada sejauh 106 kilometer Barat Daya Nias Barat dengan kedalaman 45 kilometer.

Ketiga, gempa dengan magnitudo 2.9 SR, pada Rabu (14/4/2021) pukul 23:26:10 WIB dengan lokasi 2.41 LU, 98.86 BT atau 14 kilometer Barat Laut Toba Samosir dengan kedalaman 3 kilometer.

“Untuk kejadian gempa di Toba Samosir disebabkan oleh aktivitas sesar lokal. Namun sejak informasi gempa didesiminasikan sampai saat ini tidak ada laporan dirasakan oleh masyakarat,” lanjut Endah Puspita Sari.

Keempat, gempa dengan magnitudo 3.5 SR, pada Kamis (15/4/2021) pukul 01:44:03 WIB dengan lokasi 1.14 LU, 99.53 BT atau sejauh 23 kilometer Barat Laut Padanglawas dengan kedalaman 9 kilometer.

“Gempa yang terjadi di Madina, Toba dan Padanglawas adalah akibat sesar, sementara gempa di Nias akibat subduksi,” pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved