TRIBUNWIKI
Mengenal Pultak-pultak, Tanaman yang Miliki Banyak Manfaat Untuk Kesehatan
Di Sumatera khususnya Sumatera Utara, pultak-pultak sering digunakan untuk mengobati penyakit cacar air.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Pultak-pultak (bahasa batak) dalam bahasa indonesia disebut ceplukan atau ciplukan merupakan nama sejenis buah kecil yang ketika masak tertutup oleh perbesaran kelopak bunga.
Tanaman ini dikenal juga dengan berbagai nama daerah, seperti keceplokan, ciciplukan (Jawa), nyornyoran, yoryoran (Madura), cecendet, cecendetan (Sunda), kopok-kopokan, kaceplokan, angket (Bali), leletep (sebagian Sumatra), Pultak-Pultak (Batak), leletokan (Minahasa) dan lain-lain.
Ceplukan atau ciplukan yang dalam bahasa latin disebut sebagai Physalis Angulata merupakan salah satu tumbuhan herbal yang hidup semusim dan mempunyai tinggi sekitar 1 meter saja.
Baca juga: Warga Sempakata Dilanda Banjir Bertahun-tahun, Lurah Dianggap Tak Pernah Peduli
Tanaman ini kaya akan berbagai manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).
Bahkan, akar tumbuhan ciplukan dapat digunakan sebagai obat cacing dan penurun demam.
Seluruh bagian tumbuhan, dari daun sampai akar biasanya dikeringkan lebih dulu dan digunakan sebagai bahan ramuan obat tradisional.
Daun ciplukan bermanfaat sebagai obat penyembuhan patah tulang, busung air, bisul, borok, penguat jantung, keseleo, nyeri perut, dan kencing nanah.
Sedangkan buah ciplukan sendiri sering dimakan langsung untuk mengobati epilepsi, sulit buang air kecil, dan penyakit kuning.
Baca juga: AKTOR Tampan Ini Ditangkap, Polisi Temukan Barang Bukti Narkotika di Kendaraan Pribadinya
Di Sumatera khususnya Sumatera Utara, pultak-pultak sering digunakan untuk mengobati penyakit cacar air.
Caranya cukup mudah, pertama, masukkan air secukupnya ke dalam wadah untuk memasak.
Kedua, masukkan pultak-pultak atau ceplukan ke dalam wadah dan tutup agar proses masak lebih cepat. Ketiga, masak pultak-pultak hingga mendidih.
Setelah mendidih dan warna air berubah menjadi warna hijau gelap, keluarkan pultak-pultak dari wadah.
Kemudian, tuangkan air rebusan pultak-pultak ke dalam wadah mandi dan campur dengan air biasa agar saat dimandikan air tidak terlalu panas.
Lakukan setiap hari ataupun 2 hari sekali. Biasanya, jika dilakukan dengan rutin, dalam waktu seminggu cacar air akan mengering dan hilang secara perlahan.
Baca juga: Ramadan Penuh Berkah, Resimen WSA Bagikan Paket Sembako ke PHL Setukpa Polri
Pada tanaman pultak-pultak mengandung senyawa-senyawa aktif yang antara lain saponin (pada tunas), flavonoid (daun dan tunas), polifenol, dan fisalin (buah), Withangulatin A (buah), asam palmitat dan stearat (biji), alkaloid (akar), Chlorogenik acid (batang dan daun), tannin (buah), kriptoxantin (buah), vitamin C dan gula (buah).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/manfaat-pultak-pultak.jpg)