Kirim Barang Antar Kecamatan, Dapat Potongan Harga di JNE Kawasan Silangit
Pelayanan jasa pengiriman yang hampir setengah wilayah Sumatera Utara ini, memberikan potongan harga jasa pengiriman antar kecamatan.
Penulis: Maurits Pardosi |
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Masa bulan puasa menjadi kesempatan berbagi bagi pelayanan jasa pengiriman melalui JNE di 16 kabupaten/ kota yang berada di kawasan JNE Silangit.
Pelayanan jasa pengiriman yang hampir setengah wilayah Sumatera Utara ini, memberikan potongan harga jasa pengiriman antar kecamatan.
Kacab DTB JNE Silangit Yayang pemotongan ongkos kirim (ongkir) telah dilakukan sejak kemarin, Kamis (15/4/2021) hingga Sabtu (15/5/2021). Pemotongan ongkos kirim tersebut sebesar 20 persen.
"Kita sebenarnya memberikan kontribusi bagi masyarakat sejak kemarin, Kamis (15/4/2021) hingga tanggal 15 Mei 2021. Kita ada promo tarif kecamatan atau pemotongan harga yang dari biasanya Rp 25 ribu menjadi Rp 20 ribu," ujar Yayang saat dikonfirmasi oleh Tribunmedan.id pada Jumat (16/4/2021).
"Promo itu memang lebih pada pengiriman antar kecamatan," tegasnya.
Dari penuturannya, sebelum pandemi Covid-19, pihaknya senantiasa membagi takjil di jalanan. Namun, pada saat pandemi Covid-19 ini, pihaknya membagikan takjil secara langsung ke tempat ibadah, masjid.
"Di masa bulan puasa seperti sekarang ini, sebelum pandemi Covid-19 ini ada pembagian takjil untuk buka bersama yang kita berikan bagi masyarakat sekitar," tuturnya.
"Kalau tidak di masa Covid-19 ini, kita biasanya langsung turun ke jalan pada saat sore hari, menjelang berbuka. Makanan yang didalamnya bisa ada kurma, roti, dan air minum atau cemilan berbukalah. Ada saja orang yang belum sempat sampai ke rumah, ia berbuka di jalan. Ini mungkin bisa jadi makanan berbuka di jalan," sambungnya.
"Namun untuk saat ini, karena memang masa Covid-19, kita akan memberikan ini ke rumah ibadah. Karena ini masa pandemi Covid-19,"
Kegiatan berbagi ini ternyata mereka lakukan secara random.
Sehubungan dengan keberlangsungan UMKM, pihaknya juga memberikan pemotongan ongkos pengiriman sesuai dengan persentase yang mereka sepakati.
"Kalau untuk UMKM, ini lebih pada jasa pengiriman. Dalam pengiriman, kita lakukan dengan adanya promo. Kita lakukan pemotongan dengan hitungan persenlah,"
"Sebenarnya, ini masih baru ya. Pada minggu pertama ini belum terlihat tingkat pengiriman, tapi itu biasanya di minggu kedua dan ketiga. Dan wilayah kirimnya apakah masuk dan keluar itu tergantung wilayahnya juga," tuturnya.
"Kalau JNE Silangit ini menangani 15 kota/ kabupaten di wilayah Sumatera Utara. Batas kita kan dari Toba, Tabagsel hingga Nias,” pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelayanan-pengiriman-melalui-jne-di-kota-balige.jpg)