Breaking News:

Korban Hanyut di Sungai Ular

Tewas Tenggelam di Sungai Ular, Korban Dikenal Anak Gaul dan Kerap Ikut Membangunkan Orang Sahur

Bagas Efendy Sijabat, remaja berusia 15 tahun menjadi korban tenggelam di Sungai Ular, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat (16/4/2021).

TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Ibu dari Bagas Efendy Sijabat, korban hanyut di Sungai Ular tampak meratapi jasad anaknya, Minggu (18/4/2021). Korban ditemukan tersangkut di batang kayu.(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil RasyId

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Bagas Efendy Sijabat, remaja berusia 15 tahun menjadi korban tenggelam di Sungai Ular, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat (16/4/2021) lalu.

Setelah berselang tiga hari, tubuh almarhum baru berhasil ditemukan sekitar 1,8 kilometer dari lokasi tenggelam pada Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 10.17 WIB pagi.

Taufik, tetangga korban, mengatakan, almarhum dikenal sebagai anak yang ramah dan bergaul dengan teman-teman di sekitar rumahnya.

"Anaknya baik kali, bergaul sama anak-anak sini. Namanya sudah ajal, mau kita hindari tidak mungkin. Terkejut lah kami mendengarnya, apalagi sudah tiga hari sama hari ini baru ditemukan jenazahnya," ujar Taufik kepada wartawan www.tribun-medan.com.

Lanjut Taufik, selama Bulan Suci Ramadan, Bagas dikenal suka ikut membangunkan sahur bersama teman-temannya.

"Dia ini sendiri yang non-muslim. Yang lain kawannya muslim. Tapi, senang dia ikut sama kawan-kawannya bangunkan orang sahur. Semoga almarhum di tempat di sisi Allah SWT," ujar Taufik.

Baca juga: MODEL PANAS Ungkap Punya Hubungan Istimewa dengan Sule, Sempat Baper Dijanjikan Ini sama Ayah Rizky

Baca juga: LAGI, Tawuran di Medan Belawan, Saling Lempar Batu Gara-gara Sepele

Baca juga: Fakta Lain Jason, Pelaku Penganiaya Perawat RS Siloam, Ternyata Mualaf, Tetangga: Lebaran Bagi THR

Hal senada disampaikan oleh Dira, teman sekaligus saksi mata saat melihat detik-detik Bagas tenggelam di Sungai Ular.

"Saat itu kami sebenarnya enggak ada niatan mau mandi, cuma dia langsung nyebur aja, sekitar jam 09.00 WIB lah waktu itu, Jumat (16/4/2021)," ujarnya.

Dira menceritakan, saat itu Bagas bersama sembilan temannya hendak pergi ke pantai usai Asmara Subuh.

Namun, rencana itu batal. Rombongan remaja itu akhirnya memilih mandi-mandi di Sungai Ular.

"Cuma ketika Bagas berenang, dia ke tengah. Sempat dia minta tolong sama kami," ujar Dira.

"Dia masuk ke dalam pusaran gitu, tenggelam dia. Waktu mau ditolong sudah enggak sempat lagi," sambungnya.

(CR23/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved