Breaking News:

TRIBUNWIKI

Masjid Raya Binjai, Masjid Tertua yang Ramai Dikunjungi Wisatawan Saat Ramadan

Hidangan bubur sop ini dibagikan untuk menjadi makanan berbuka puasa, kepada masyarakat.

TRIBUN MEDAN/SATIA
Masjid Raya Binjai 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI-Sebagai salah satu lokasi peninggalan Kesultanan Langkat, Masjid Raya Kota Binjai, di Jalan KH Wahid Hasyim, ramai dikunjungi warga dan wisatawan luar kota, saat bulan Ramadan.

Selain menikmati hidangan khas berbuka, warga luar kota, datang untuk melaksanakan salat di bangunan tua tersebut. 

Masjid Raya Binjai ini, pertama kali dibangun oleh Sultan Langkat Tuangku Sultan Haji Musa Al Khalid Al- Mahadiah Muazzam Shah ( Tengku Ngah ) Bin Raja Ahmad yang menjabat priode 1840 - 1893.

Baca juga: Marthin Frans Sianipar, Pebalap yang Juga Pengarang Lagu Batak, Pecinta Koleksi Benda Klasik

Peletakan Batu pertamanya dilakukan pada tahun 1887. Pada masa, Tuanku Sultan Haji Musa Pembangunan Masjid ini belum rampung.

Setelah mangkatnya Tuanku Sultan Haji Musa, Kesultanan diperintah oleh putranya Tuanku Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rahmat shah (1893 - 1927). 

Masjid Raya Binjai
Masjid Raya Binjai (TRIBUN MEDAN/SATIA)

Dan Masjid ini pun selesai serta diresmikan oleh Tuanku Sultan Abdul Aziz lebih kurang tahun 1894.

Pada tahun 1924 renovasi dilakukan untuk merubah kubah yang ada di masjid

Dan sampai sekarang ini kubah tersebut tidak dilakukan renovasi lagi.

Pada tahu 1990-an renovasi dilakukan terhadap lantai tras masjid begitu pula dengan pembangunan menaranya.

Baca juga: Nikmatnya Menyantap Lomang Khas Mandailing Ketika Berbuka Puasa

"Saat bulan puasa begini, biasanya banyak warga dari Kota Medan dan Langkat datang kemari untuk melaksanakan salat dan berbuka," kata Kiki, warga Kota Binjai, Senin (19/4/2021).

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved