Akhirnya Penyandang Dana KKB Ditangkap, Uang Sumbangan untuk Beli Senjata, Lokasi Tempur Intan Jaya
Satgas Nemangkawi akhirnya bisa menangkap Paniel Kogoya, penyandang dana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
TRIBUN-MEDAN.COM - Satgas Nemangkawi akhirnya bisa menangkap Paniel Kogoya, penyandang dana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Ia memberikan uang untuk membeli senjata api.
Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusi mengatakan, Satgas Gakkum Nemangkawi telah menangkap Paniel Kogoya yang diduga pembeli atau pencari senjata KKB di Kabupaten Intan Jaya .
Baca juga: Membelot ke OPM dan Serang Markas TNI, Lukius Orang yang Paling Diburu: Ketemu Ditindak Tegas
Baca juga: INILAH Orang yang Paling Diburu TNI, Namanya Lucky Y Matua, Mantan Prajurit Jadi Pengkhianat Negara
Baca juga: Demi Menikahi Gadis Pujaan, Pria Ini Membobol 11 Toko, Uang Hasil Pencurian untuk Beli Mobil
Iqbal juga mengungkapkan bahwa, Paniel Kogoya sebenarnya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan hal tersebut.
Hal itu merupakan pengembangan dari
Baca juga: Pria Ini Menyusup ke Kamar Kos Mama Muda, Lalu Menggauli Sebelum Imsak, Hitungan Jam 2 Kali Indehoi
keterangan DC dan FA yang merupakan tersangka kepemilikan senjata api.
"Dari hasil keterangan sementara, Paniel Kogoya mengakui telah membeli senjata empat pucuk dan telah diberikan kepada KKB Nduga yang ada di Intan Jaya," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun-Papua.com, Senin (19/4/2021).
Baca juga: PERKENALKAN Sosok Suhendra Hadikuntono, Digadang-gadang Jadi Pengganti Moeldoko, Usulan KNPI
Baca juga: Kisah Sukses Legenda Sepak Bola Indonesia, Lahir di Kota Binjai, Masa Kecil Dihabiskan di Perkebunan
Baca juga: Pengin Berlakukan SIKM Tapi Terbentur Wilayah Lain, Anies Baswedan Harus Menunggu Kebijakan Pusat
Menurut Iqbal, dari hasil keterangan tersangka DC, diketahui sejumlah transaksi yang dilakukan oleh Paniel Kogoya.
Diantaranya pembelian senjata jenis M4 senilai Rp300 juta.
Lalu, membeli senjata jenis M16 pada Desember 2019 dengan harga Rp 300 juta.
Kemudian, memesan senjata seharga Rp550 juta pada awal tahun 2020.
"Saat ini, Paniel Kogoya dibawa ke Polres Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tambah dia.
Orang yang Paling Dicari TNI
Seorang anggota TNI Lucky Y Matua alias Lukius dikabarkan membelot. Ia bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Dan, bagian dari Pasukan Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TPNPB).