Kapolsek Percutseituan AKP Jan Piter Napitupulu Diperiksa Propam Terkait Pengusiran Wanita Hamil

Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Zonni Aroma menyebutkan bahwa pihaknya mengambil keterangan dari Kapolsek dan para penyidik.

HO / Tribun Medan
Kasubbag Dal Ops Satuan Brimob Polda Sumut AKP Jan Piter Napitupulu ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Percutseituan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Buntut keributan yang terjadi di Polsek Percutseituan akhirnya Propam Polrestabes Medan memeriksa Kapolsek Percutseituan AKP Jan Piter Napitupulu.

Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Zonni Aroma menyebutkan bahwa pihaknya mengambil keterangan dari Kapolsek dan para penyidik.

"Pemeriksaan (Kapolsek) ambil keterangan saja, karena ada masalah melempari polsek itu. Apa masalahnya itu aja diperiksa. Ya kami ke Polsek, diperiksa jajaran polsek terutama penyedik PPA karena ini masalah KDRT," tuturnya, Rabu (21/4/2021).

Ia menyebutkan bahwa kasus ini dimana ada orang yang kecewa dan akhirnya melempari Polsek Percut Sei Tuan. 

"Iya penanganan kasusnya, mungkin merasa Polri ini belum atau kurang menanggapi atau bagaimana kecewa, Akhirnya Polsek dilempari," sebut Zonni.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa perkara yang dilaporkan oleh warga tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian. 

"Kalau kita tanya penyidiknya itu sudah sesuai dengan prosedur cuma ya namanya masyarakat. Tidak puas dengan layanan itu. Akhirnya memaksakan kehendaknya sama polisi. Itu dia kecewa, mungkin kekecewaan itu dilampiaskan kepada Polsek, polseknya dilempari. Kalau prosedur perkaranya itu sudah berjalan sesuai prosedur," pungkasnya.

Kapolsek Percutseituan AKP Jan Piter Napitupulu memaparkan kasus pembunuhan, Senin (22/3/2021).
Kapolsek Percutseituan AKP Jan Piter Napitupulu memaparkan kasus pembunuhan, Senin (22/3/2021). (TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA)

Sebelumnya seorang wanita hamil bersama ibunya mendapatkan perlakuan kasar diusir dari Mapolsek Percutseituan saat menanyakan perkembangan kasusnya, Senin (19/4/2021).

Dalam video yang viral berdurasi 3.26 detik beredar, ibu hamil 6 bulan tersebut bernama Deasy Natalia Sinulingga (32) datang bersama ibunya yang sudah lanjut usia, Noviritani Lumban Tobing (56).

Keduanya warga Jalan Baru, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

Kasus ini bermula dimana ibu tua tersebut tak terima dengan perkaranya yang tak kunjung ditangani.

Tampak dalam video Ibu lanjut usia tersebut mengambil batu dari depan mapolsek Percut Sei Tuan, namun dihalangi oleh beberapa personil berseragam biasa dan seorang PNS Polsek, hingga terjadi dorong-dorongan.

Kemudian Deasy Sinulingga yang tengah hamil yang cekcok dengan seorang petugas.

Di tengah cekcok tersebut, wanita hamil ini juga mendapat perlakuan kasar dari polisi. Dia didorong hingga keluar pintu masuk polsek.

Akibat peristiwa cekcok dan dorong-dorongan tersebut, terlihat batu-batu beterbangan dari luar ke arah kantor polsek. 

Deasy Natalia Sinulingga (32) bersama ibunya Noviritani Lumban Tobing (56)
Deasy Natalia Sinulingga (32) bersama ibunya Noviritani Lumban Tobing (56) (HO / Tribun Medan)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved