Kapolsek Percutseituan AKP Jan Piter Napitupulu Diperiksa Propam Terkait Pengusiran Wanita Hamil

Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Zonni Aroma menyebutkan bahwa pihaknya mengambil keterangan dari Kapolsek dan para penyidik.

Tayang:
HO / Tribun Medan
Kasubbag Dal Ops Satuan Brimob Polda Sumut AKP Jan Piter Napitupulu ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Percutseituan 

Sedangkan kondisi nenek renta yang mengalami perlakukan kasar juga terlihat shock, lengan bajunya sobek dan kakinya terluka.

Buntut dari perlakuan semena-mena tersebut, akhirnya keduanya melaporkan Kapolsek Percut Seituan Jan Piter Napitupulu dan anggotanya ke SPKT Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/818/K/IV/YAN:2.5/2021/SPKT/ Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Saat ditemui di rumahnya, Deasy menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa dirinya dan orangtuanya.

"Kami datang sama ibu saya untuk meminta penjelasan sampai di mana laporan saya tersebut, sebab sudah dari tanggal 28 Oktober 2020 hingga kini laporan penganiayaan terhadap saya tak juga ada perkembangan," tuturnya, Selasa (20/4/2021).

Setelah menunggu di depan ruangan kapolsek, ibunya yang berjumpa Kapolsek langsung menanyakan perkembangan kasus, namun malah disebutkan masih proses.

"Saat itu ibu saya ( Noviritani ) jumpa sama Kapolsek, sebab sudah lama kali kami nunggu di dekat ruangannya. Saat ketemu, ibu saya nanya sama Kapolsek, sudah kayak mana laporan itu. Namun dijawab oleh Kapolsek masih proses, loh udah lama kali kok tak kunjung selesai," cetus Deasy

Ia malanjutkan, ibunya yang tak terima jawaban tersebut dan akhirnya emosi dan melempar batu namun hanya sampai halaman.

Namun, ibunya tiba-tiba ditarik bajunya hingga koyak dan kakinya terluka oleh kuatnya tarikan tersebut oleh petugas.

"Itulah ibu saya emosi, namanya udah tua, dan sakit-sakitan, ibu saya kena kanker serviks stadium 4 bang. Dilempar mamak saya polsek pakai batu tapi hanya sampai di halaman depan saja. Itulah saat itu mamak ditarik ke dalam, koyak bajunya dan jarinya terlilit. Tahulah orang tua, ditarik tanganya sama laki-laki kan pasti kuat tenaganya, makanya kami buat laporan di Polrestabes Medan," sebutnya.

Sang ibu Noviritani Lumban Tobing juga menyebutkan hingga saat ini masih merasakan sakit di pergelangan tangan dan jarinya.

Tangkapan layar saat wanita hamil Deasy Natalia Sinulingga (32) bersama ibunya Noviritani Lumban Tobing (56) mendapatkan perlakuan kasar diusir dari Mapolsek Percutseituan saat menanyakan perkembangan kasusnya pada Senin (19/4/2021).
Tangkapan layar saat wanita hamil Deasy Natalia Sinulingga (32) bersama ibunya Noviritani Lumban Tobing (56) mendapatkan perlakuan kasar diusir dari Mapolsek Percutseituan saat menanyakan perkembangan kasusnya pada Senin (19/4/2021). (HO / Tribun Medan)

"Ditarik orang itu saya ke dalam, sampai sakit pergelangan tangan dan jari saya, maka saya minta sama Kapolda dan Kapolrestabes Medan untuk menyelesaikan kasus ini," ungkap wanita lanjut usia ini.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu di ruangannya, Selasa sore menyangkal kalau ia dan anggotanya melakukan tindakan kasar pada Deasy dan ibunya Noviritani.

"Ibu ini datang sama ibunya ke Polsek untuk menanyakan perkembangan laporannya di Polsek Percut Seituan, kasus ini sudah digelar di Polda Sumut. Dan kasusnya diarahkan pada KDRT. Sementara hasil visum tidak mendukung, saksi yang ada di lokasi kejadian menyatakan tidak ada dilakukan penganiayaan, yang ada menurut suaminya itu, ia menghalangi istrinya agar tidak berkelahi dengan adik iparnya," tutur Jan Piter.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa yang ada mereka (polsek) yang menjadi korban karena dilempari batu.

"Pas mereka mau meninggalkan Polsek ini, ibunya sempat berkata "saya lempar dan bakar Polsek ini nanti". Ribut lah mereka di Polsek, melihat hal itu, anggota kan langsung bereaksi mengamankan situasi, kan bisa lihat di videonya," tuturnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved