Breaking News

Pemko Medan Targetkan Jalan Rusak Beres Dalam Dua Tahun, Pengamat: Jangan Asal Jadi

Pengamat Perkotaan minta Pemko Medan jangan asal jadi dalam melakukan perbaikan jalan rusak. Perbaikan harus dilakukan dengan perencanaan matang

Editor: Array A Argus
Tribun-medan/Rechtin Hani
Jalan rusak di Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat, Minggu (24/1/2021). 

"Kalau di Medan itu ditempel saja, sementara jalan itukan seperti kue lapis, kalau atasnya di aspal sementara di bawah tidak dibenahi sama saja. Yang ada nanti permukaan jalan jadi lebih tinggi dari permukiman warga," pungkasnya.

Diketahui, Wali Kota Medan, Bobby Nasution menargetkan permasalahan jalan di Medan dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua tahun.

Baca juga: Usai Aksi Viral Mandi Lumpur Sudirman Marpaung di Jalan Rusak, Begini Kondisi Jalannya Sekarang

Hal tersebut disampaikannya dalam acara penandatanganan kontrak payung katalog elektronik lokal Kota Medan pengadaan aspal kemasan & beton ready mix pada Dinas Pekerjaan Umum Tahun 2021 di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (23/4/2021).

"Saya sudah menargetkan permasalahan jalan di Kota Medan termasuk masalah lubang dapat kita selesaikan dalam kurun waktu dua tahun," kata Wali Kota Medan didampingi Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat dan Kepala Dinas PU Kota Medan, Zulfansyah Ali Saputra.

Penandatanganan tersebut dilakukan Wali Kota Medan bersama pimpinan lima perusahaan pengadaan aspal kemasan & beton ready mix diantaranya PT.

Raja Aspal Medan, PT. Sanobar Gunajaya, PT. Kiprah Multi Sarana, PT. Rapi Arjasa, dan PT. Trimurti Perkasa.

Baca juga: Aksi Pak Eko, Guru Posting Jalan Rusak, Malah Dimaki Perangkat Desa, Ketakutan: Jangan Nantang Kamu!

Ia mengatakan Pemko Medan dalam melakukan pembangunan butuh dukungan dari para stakeholder termasuk pelaku usaha.

"Saya mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Dinas PU untuk membuat kontrak payung katalog elektronik lokal Kota Medan dalam pengadaan aspal kemasan & beton ready mix, tentunya ini menjadi awal mewujudkan good governance," ujarnya.

Bobby menginginkan pengerjaan infrastruktur jalan di Kota Medan dapat segera dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

"Kita harus fokus menyelesaikan tugas kita meskipun dalam kondisi pandemi covid-19. perencanaan, pengerjaan dan pengawasan harus tetap dilakukan dengan," ungkapnya.

"Kalau perencanaannya sudah baik, maka pengerjaanya akan cepat selesai namun harus tetap diawasi untuk menjaga kualitas aspal, jangan sampai belum berganti tahun jalan sudah kembali rusak," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved