CURHAT Mita Sofia, Istri Sertu Eki Setiawan Awak KRI Nanggala-402, Kini Tengah Hamil Anak Pertama

Mita Sofia Kurniaviratama sangat berharap suaminya, Sertu Bah Yoto Eki Setiawan, bisa segera ditemukan.

Editor: AbdiTumanggor
INSTAGRAM MITA SOFIAK
Mita Sofia dan Suaminya, Sertu Bah Yoto Eki Setiawan yang menikah pada 8 November 2020. 

"Minta bantuan doa sebanyak-banyaknya buat suami dan seluru crew KRI Nanggala-402

Semoga hari ini naik ke permukaan dengan selamat dan membawa kabar baik ," tulis Mita di Insta Story.

Baca juga: SEBAGAI Istri Dansatsel Koarmada II, Widayanti Kunjungi Satu Persatu Istri Awak KRI Nanggala-402

Baca juga: Sosok Kolonel Harry Setiawan, Baru Jabat Dansatsel Koarmada II, Ikut di Kapal Selam KRI Nanggala-402

Melansir Tribunnews.com, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menduga badan kapal selam KRI Nanggala-402 mengalami keretakan besar sehingga turun hingga 800 meter di bawah permukaan laut.

Yudo menyebut keretakan ini memang dimungkinkan terjadi, mengingat kedalaman 700-800 meter di bawah permukaan laut punya tekanan yang kuat.

"Tentunya dengan peralatan yang sudah keluar ini, terjadi keretakan karena memang terjadi tekanan kedalaman yang sampai 700-800 meter, tentu ini akan jadi keretakan terhadap kapal selam tersebut," kata Yudo dalam konferensi pers, Sabtu (24/4/2021).

Bukti keretakan diperkuat pula dengan adanya sejumlah kepingan dan barang milik KRI Nanggala yang naik ke permukaan.

Setidaknya ada 5 jenis barang atau komponen yang ditemukan oleh tim SAR, dan diyakini kuat sebagai bukti otentik milik KRI Nanggala.

Temuan itu antara lain, kepingan pelurus tabung torpedo berwarna hitam, kepingan pembungkus pipa pendingin, satu botol grase pelumas periskop kapal selam, potongan kecil spon - spon penahan panas, serpihan alas salat para ABK dan minyak solar di dalam botol yang diambil dari permukaan laut.

"Sehingga barang - barang ini terbukti keluar yang mana ini sebenarnya ada di dalam. Apalagi backbone penahan pelurus torpedo shoot ini sampai bisa keluar, berarti terjadi keretakan yang besar," tegas Yudo.

Yudo menampik bila disebut terjadi ledakan pada KRI Nanggala. Sebab sonar tidak mendeteksi adanya ledakan.

Selain itu, barang - barang yang muncul ke atas permukaan laut hanya beberapa. Sehingga ia menyimpulkan KRI Nanggala nihil ledakan.

"Jadi bukan ledakan, kalau ledakan sudah ambyar semuanya. Ini retakan, jadi secara bertahap pada bagian tertentu mulai turun terjadi fase dari kedalaman 300, 400, 500 terjadi keretakan. Karena kalau ledakan pasti terdengar di sonar. Jadi bukan ledakan tapi lebih kepada keretakan," pungkas dia.

Adapun barang-barang yang ditemukan yaitu pelusur tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, kemudian di botol oranye itu pelumas perskpp kapal selam.

Serta alat yang dipakai ABK Nanggala untuk shalat, dam spon untuk menahan panas pada presroom.

"Dengan adanya bukti otentik Nanggala, maka pada saat ini kita isyaratkan dari submiss menjadi subsunk," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.(Tribunnews.com)

Baca juga: AMERIKA SERIKAT Kembali Tawarkan Bantuan Pengangkatan KRI Nanggala-402 dari Dasar Laut

Baca juga: INILAH Video 3D Hancurnya Kapal Selam ARA San Juan saat Tenggelam, Bayangkan dengan KRI Nanggala-402

Baca juga: INILAH 10 Kapal Selam di Dunia yang Hilang dan Tenggelam Pada Kedalaman 850-907 Meter

Baca juga: Kabar Terkini KRI Nanggala-402, Sejumlah Barang Ditemukan, Pakar Memperkirakan Badan Kapal Pecah

Baca juga: SOEKARNO: Sekali Menyelam, Maju Terus. Tiada Jalan untuk Timbul, Sebelum Menang. Tabah Sampai Akhir

Baca juga: SEBAGAI Istri Dansatsel Koarmada II, Widayanti Kunjungi Satu Persatu Istri Awak KRI Nanggala-402

Tautan Artikel:Curhat Istri Awak KRI Nanggala 402, Tetap Kabarkan Kondisi Kandungan : Dede Nendang Terus

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved