Jalan Tambal Sulam di Bilal Ujung yang Mirip Kolam Ditutup, Warga Merasa Lega

Jalan tambal sulam yang kondisinya mirip kolam akhirnya diperbaiki oleh Dinas PU Kota Medan

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/REHTIN
Proyek tambal sulam di Jalan Bilal Ujung, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur akhirnya sudah ditutup dengan aspal, Rabu (28/4/2021). Warga pun mengungkap rasa lega karena tidak lagi kesulitan untuk melintasi jalan.(TRIBUN MEDAN/RECHTIN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Proyek tambal sulam di Jalan Bilal Ujung, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur yang kondisinya mirip kolam buatan akhirnya sudah ditutup dengan aspal.

Sebelumnya, ruas jalan yang akan ditambal ini dibiarkan terbuka sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Belum lagi jika huja turun, air menggenangi sehingga terlihat seperti kolam.

Baca juga: Demo di Tengah Banjir Rob, Warga Belawan Bawa Sampan, Jala dan Pancing di Jalan Protokol

Pada Selasa (27/4/2021) kemarin, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan UPT Wilayah Timur merampungkan penambalan jalan.

Amatan www.tribun-medan.com di lokasi, jalan yang sebelumnya terdapat bekas kerukan tambal sulam, kini rata dengan aspal.

Tidak ada lagi peringatan atau rambu-rambu yang berfungsi untuk menghindarkan pengendara dari kerukan.

Warga pun mengungkap rasa lega karena tidak lagi kesulitan untuk melintas.

Baca juga: Jalan Lintas Menuju Wisata Bahorok Mirip Lintasan Off-road, Warga: Hancur Lebur

"Syukurlah jalannya sudah ditutup. Jadi enggak membahayakan pengendara lagi,"kata Ica, warga setempat, Rabu (28/4/2021).

Ica mengatakan, penutupan tambal sulam dilakukan oleh pihak Dinas PU pada Selasa siang.

Beberapa petugas terlihat menggunakan peralatan pengaspalan jalan.

"Kemarin siang itu ditutup. Kalau tidak salah dari Dinas PU mereka. Pengerjaannya enggak lama, sampai sekitar jam 5 sore," tuturnya.

Baca juga: Tambal Sulam Jalan Bilal Ujung Kini Jadi Kubangan, Bahayakan Pengendara yang Melintas

Ia berharap penambalan jalan di Kota Medan tidak lagi dibiarkan hingga berlarut-larut sampai membayahakan pengendara.

"Harapannya kalau bisa pengaspalan atau tambal sulam itu jangan setengah-setengah. Dipastikan dulu materialnya ada atau enggak. Jadi enggak berhenti di tengah jalan dan jadi membahayakan, apalagi sampai berhari-hari," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengerukan aspal tambal sulam di Jalan Bilal Ujung, Kecamatan Medan Timur tak kunjung ditutup.

Baca juga: Jalan Willem Iskandar Memprihatinkan Seperti Ladang Sawit, Penuh Kubangan Lumpur

Terdapat lubang menganga sepanjang 7 meter dengan lebar 1 meter di ruas jalan sebelah kanan.

Beberapa hari sebelumnya, para pengendara motor nyaris terjatuh saat melintas di area tambal sulam yang belum dikerjakan tersebut.

Di mana terpasang ban yang digunakan sebagai alat penutup agar warga tak melintas di area jalan yang akan ditambal sulam.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved