TRIBUNWIKI
7 Tahapan Di Pernikahan Suku Karo, Ada Pertemuan Dua Keluarga
Dalam pernikahan adat Karo, ada banyak tahapan yang harus dilalui pasangan sebelum hingga setelah menikah.
Untuk Pelaksanaanya sendiri, akan dilakukan pada malam hari pada hari yang sama setelah kerja adat. Diikuti dengan acara makan malam bersama oleh seluruh sanak keluarga kedua belah keluarga yang diikuti
Baca juga: Sejarah Terbentuknya Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia di Sumatera Utara
6. Ngulihi Tudung
Prosesi Ngulihi Tudung ini dilaksanakan setelah 2 hingga 4 hari acara pesta pernikahan selesai. Pengantin datang ke rumah kalimbubu mengambil pakaian pengantin perempuan.
Biasanya pada acara ini dibawa nasi beserta lauknya. Meski acaranya hanya sekedar mengambil atau menjemput pakaian pengantin perempuan, prosesi Ngulihi Tudung ini, juga sekaligus untuk minta doa agar pemgantin baru tersebut sungguh-sungguh dalam menjalani kehidupan rumah tangganya.
Baca juga: Terganggu saat Asyik-asyiknya Berhubungan Intim dengan Pria Selingkuhan, Anaknya 2 Tahun Dimatikan
7. Ertaktak
Prosesi yang terakhir yakni Ertaktak biasanya prosesi ini dilakukan setelah acara pesta adat selesai, dan dilaksanakan di rumah kalimbubu dengan waktu yang telah ditentukan kedua keluarga mempelai.
Pada acara ini akan dikulik masalah pengeluaran dalam acara pesta adat. Mungkin pada pesta tersebut masih ada barang atau keperluan yang belum dibayar, baik dari anak beru, sembuyak maupun kalimbubu.
Disini pula anak beru makan bersama dengan kalimbubu, sehingga diselesainkanlah semua masalah biaya pernikahan hingga tuntas
Nah, begitulah tahap pernikahan yang harus kamu lewati bilang ingin menikah dengan suku Karo. Semua prosesi ini dilaksanakan dengan sakral dengan mengedepankan rasa kekeluargaan.
(cr21/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/prosesi-pernikahan-adat-suku-karo.jpg)