Breaking News:

KONDISI COVID-19 India Hari Ini, Dokter Minta Berlakukan Lockdown Bangun RS Darurat Seperti China

Dokter di India minta diberlakukan sistem penguncian selama beberapa minggu, mendirikan unit gawat darurat (UGD) seperti China 

Editor: Salomo Tarigan
ISTIMEWA VIA INTISARI
Kondisi di India setelah banyaknya pasien Covid-19 meninggal dunia. Dokter dan pihak krematorium kewalahan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Ahli pandemi top Amerika Serikat (AS) sekaligus Kepala Penasihat Medis Gedung Putih, Dr Anthony Fauci 'membagikan tips' agar India bisa keluar dari 'tsunami' virus corona (Covid-19).

Pada hari Jumat lalu, ia menyampaikan sejumlah tindakan yang harus segera diambil India untuk menangani gelombang kedua Covid-19.

Dewi Perssik Terusik Isu Babi Ngepet, Sindir Orang Sirik Memfitnah Rawatlah Mukamu Secantik Mungkin

Tiga rekomendasi utama yang ditetapkan oleh Dr Fauci adalah penerapan sistem penguncian selama beberapa minggu, mendirikan unit gawat darurat (UGD) atau rumah sakit sementara seperti China dan memiliki organisasi pusat.

Dikutip dari laman news18, Minggu (2/5/2021), bersamaan dengan pemberian saran tentang bagaimana menanggulangi pandemi, Dr Fauci juga menyebutkan bahwa pemerintah India 'terlalu dini' mengklaim kemenangan melawan Covid-19.

Baca juga: JANGAN SEPERTI INDIA, Jokowi Ingatkan Gubernur soal Lonjakan Kasus Covid-19, Vaksinasi Jangan Stop

"Salah satu hal yang benar-benar anda perlukan untuk menekan lonjakan kasus sejauh yang anda bisa adalah menutup sementara negara, menurut saya itu sangat penting. Jika kita ingin kembali ke apa yang saya katakan, ada jarak dekat, menengah, dan jauh. Saya pikir yang paling penting dalam waktu dekat ini adalah mendapatkan oksigen, persediaan, obat-obatan, APD (Alat Pelindung Diri), hal-hal semacam itu. Namun salah satu hal yang harus segera dilakukan adalah memberlakukan lockdown," kata Dr Fauci.

Ia pun menyebut China sebagai contoh, karena negara itu benar-benar melakukan lockdown saat kasus positif mengalami lonjakan signifikan pada awal 2020.

"Kita tahu bahwa saat China mengalami ledakan besar setahun yang lalu, mereka benar-benar lockdown. Dan jika anda menutup negara anda sekarang, anda tidak perlu menutupnya selama enam bulan. Anda dapat menerapkan lockdown sementara untuk mengakhiri siklus transmisi, maka salah satu hal yang harus diperhatikan adalah menutup sementara akses ke dan dari luar, secara harfiah ini adalah kunci agar penyebaran di negara anda berkurang," tegas Dr Fauci.

Dr Fauci kemudian menekankan bahwa salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus ini yakni melihatnya dalam berbagai fase.

Misalnya, melakukan vaksinasi terhadap kelompok yang menjadi prioritas seperti lanjut usia (lansia) yang rentan terpapar Covid-19.

"Ini harus anda lakukan, ini penting, anda tidak dapat segera menekan angka penyebaran hanya dengan oksigen, ruang rawat inap dan perawatan medis, itu tidak akan memperbaikinya," jelas Dr Fauci.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved