Breaking News:

Walkot Bobby Hadiri Rakor Penanganan Covid-19, Jokowi Minta Kepala Daerah Waspada

Bobby Nasution hadiri rapat koordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19.

Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana (CM)
Editor: Mikhael Gewati (CM)
Dok. Humas Pemerintah Kota Medan
Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan saat menghadiri rapat koordinasi secara virtual di Ruang Rapat Rumah Dinas Wali Kota medan, pada Senin (3/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Wali Kota (Walkot) Medan Bobby Nasution bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Kota Medan menghadiri rapat koordinasi (rakor) penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19.

Agenda rakor tersebut dilaksanakan secara virtual dari Ruang Rapat Rumah Dinas Wali Kota medan, pada Senin (3/5/2021).

Adapun Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam rakor tersebut menyampaikan instruksi dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) terkait masalah penanganan Covid-19 dan ekonomi.

Tito menyampaikan, Jokowi ingin penanganan Covid-19 dilakukan dengan serius dan jangan sampai lalai. Indonesia diminta belajar dari kasus Covid-19 di India yang semakin parah akibat terlalu cepat merayakan perayaan keagamaan.

“Presiden menyampaikan agar kita tetap waspada khususnya menjelang Idul Fitri, dan kepala daerah diminta untuk satu narasi, agar sama-sama melakukan pelarangan mudik lebaran,” ungkap Tito, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Medan pada Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Kakanim I Medan Pastikan Belum ada WNA asal India Masuk ke Sumut

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono yang menjadi narasumber dalam rakor tersebut memaparkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia.

Dante mengatakan, saat ini penularan virus Covid-19 di Indonesia memang mengalami penurunan, tetapi dikhawatirkan libur panjang Idul Fitri dapat mengakibatkan kasus penyebaran virus kembali meningkat.

Lebih lanjut, ia menghimbau agar Indonesia tetap waspada. Selain mewaspadai meningkatnya kasus penyebaran virus usai libur lebaran, Dante mengatakan, masuknya mutasi virus Covid-19 yang baru penting untuk diwaspadai.

“Langkah yang tidak kalah penting ialah melakukan tracing terhadap masyarakat yang terpapar Covid-19, sehingga dapat segera dilakukan perawatan sejak awal, dan meningkatkan laju vaksinasi di bulan Mei,” tutur Dante.

Baca juga: Satgas Covid-19 Toba Tetapkan Tiga Lokasi Penyekatan Arus Mudik, Ini Rinciannya

Adapun Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyampaikan, kedatangan repatriasi yang kembali ke Indonesia termasuk kedatangan warga negara asing (WNA) harus diwaspadai.

"Mereka yang masuk ke Indonesia wajib di karantina, jangan mau tertipu dengan dokumen bebas Covid-19 yang di tunjukkan. Satuan tugas (satgas) yang ada di tiap provinsi harus betul-betul disiapkan dengan baik,” tegas Doni.

Melalui rakor tersebut, masing-masing kepala daerah diminta melaksanakan arahan dari para narasumber untuk melakukan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

Selain itu, kepala daerah juga diminta untuk menindaklanjuti rakor tersebut dengan melaksanakan rakor internal bersama unsur forkopimda masing-masing.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved