Breaking News:

Identitas Pelaku Pelemparan Bus Trans Metro Deli di Jalan Yos Sudarso Terungkap

Dia pun mengaku kecewa atas terjadinya peristiwa tersebut. Emile menyebutkan identitas pelaku adalah warga sekitar.

Kartika / Tribun Medan
Bus Trans Metro Deli saat bersiap untuk beroperasi di Rute Lapangan Merdeka-Belawan, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bus Trans Metro Deli dikabarkan diserang oleh orang tidak dikenal di Jalan KL Yos Sudarso, kawasan simpang Sicanang, Kelurahan Bahari, Kecamatan Medan, Selasa (4/5/2021).

Menanggapi hal itu, Kepala bagian Operasional Bus Trans Metro Deli Emil Pane telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. 

"Identitas pelakunya sudah diketahui, kemudian ada juga penumpang saat kejadian yang mengenal pelakunya," jelasnya kepada Tribun Medan melalui saluran telepon, Rabu (5/5/2021). 

Dia pun mengaku kecewa atas terjadinya peristiwa tersebut. Emile menyebutkan identitas pelaku adalah warga sekitar.

Tapi sampai saat ini masih dalam proses pengejaran. 

Ia mengungkapkan belum mengetahui motif dari penyerangan bus Metro Deli tersebut. Apakah iseng atau memang disuruh dan mau rusuh sendiri. 

"Saat kejadian itu kami langsung ke Polsek terdekat untuk melaporkan. Inilah upaya menyelesaikan persoalan ini karena sudah terlihat jelas pelakunya. Kami juga tahu lokasi tinggal si pelaku," sebutnya. 

Dia menegaskan telah menurunkan tim untuk coba menelusuri jejak pelaku lebih lanjut. Korban dalam kejadian itu tidak ada, melainkan kerugian materi berkisar 5 juta.

"Untuk ganti kaca yang pecah. Selain itu juga kami diberi ritase atau semacam sanksi yang diberikan pihak kementerian ketika kita terhambat melakukan ritase. Artinya ini perjalanan rutin di daerah itu," ujarnya. 

Walhasil, sambungnya, bus tidak beroperasi di koridor tiga Belawan - Lapangan Merdeka tersebut sampai menunggu perbaikan. Hal itu dikatakannya telah menjadi Standar Operasional Sistem. 

Ia pun menjelaskan secepatnya peralatan yang rusak akan diganti. Namun membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pasalnya, peralatannya ada di Solo sehingga terkendala menunggu pengiriman. 

"Kemungkinan 2 Minggu ini. Saat ini sopir secara fisik kondisinya tidak apa - apa. Tapi psikologinya terguncang karena ada batu besar yang melayang ke hadapannya. Pelakunya sementara satu orang," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, Beredar video detik-detik Bus Trans Metro Deli BK 7631 UA dilempar batu Orang Tidak Dikenal (OTK) dari pinggir jalan ketika melintas membawa penumpang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved