Breaking News:

Hari Pertama Dilarang Mudik, Empat Penerbangan Berangkat dari Kualanamu

Dua maskapai yang melakukan penerbangan, tentunya pesawat ini terbang perjalanan khusus sesuai dengan aturan.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba

TRIBUN-MEDAN.com, PAKAM - Pada hari pertama pemberlakuan larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah, ada empat penerbangan dengan dua maskapai yang beroperasi di Bandara Kualanamu.

Hal itu disampaikan oleh Manager Officer in Charge (OIC) Mira Ginting, saat ditemui Tribun-Medan di Bandara Internasional Kualanamu.

"Termonitor hari ini ada aktivitas yang berjalan normal. Dimana pada hari ini ada empat penerbangan yang berangkat dari Bandara Kualanamu yakni Garuda Indonesia (GA) 183 tujuan Cengkareng-Jakarta pukul 8.30 WIB, GA-7116 tujuan Gunungsitoli pukul 12.00 WIB, dan GA-121 tujuan Jakarta pukul 16.05 WIB, serta maskapai Air Asia tujuan Penang berangkat pukul 12.40 WIB," ucap Mira, Kamis (6/5/2021).

Sedangkan, penerbangan yang tiba di Bandara Kualanamu yakni Garuda Indonesia (GA) 7118 dari Gunungsitoli pukul 11.40 WIB, GA-118 dari Jakarta pukul 13.05 WIB, dan GA-190 dari Jakarta pukul 16.05 WIB, serta maskapai Air Asia dari Penang pukul 10.20 WIB.

"Dua maskapai yang melakukan penerbangan, tentunya pesawat ini terbang perjalanan khusus sesuai dengan aturan," ucap Mira.

Baca juga: Pastikan Warga Negara India Tak Masuk ke Sumut, Kapoldasu dan Pangdam I/BB Sidak Bandara Kualanamu

Lanjut Mira, di samping ada penerbangan penumpang, di Bandara Internasional Kualanamu juga melayani penerbangan kargo. Sebagaimana ketentuan dari pemerintah, mengizinkan adanya penerbangan, namun tetap memenuhi pesyaratan yang dibuat.

"Pada bagian kedatangan akan mengisi EHC (Electronic Health Card) untuk para penumpang yang akan landing," ucap Mira.

Mira menuturkan, akan tetap melakukan pelayanan dengan fasilitas-fasilitas yang ada, dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terutama tim gugus tugas Covid-19 TNI/Polri yang telah disiapkan di posko pelayanan di depan pintu masuk keberangkatan.

"Di situ ada pemeriksaan dokumen yang dilakukan oleh tim gugus tugas dan tetap berkoordinasi dengan stakeholder di bandara. Begitu juga dengan maskapai penerbangan," ujar Mira Ginting. (cr23/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved