Breaking News:

Wujudkan Program Tarhilala, Bupati Toba Terima Bantuan Karung Sampah dari TPL

Dengan memanfaatkan sampah plastik,walaupun nilainya sangat kecil namun jika diolah dengan baik dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
PERWAKILAN PT TPL yang berada di kabupaten Toba menyerahkan bantuan karung sampah kepada Bupati Toba Poltak Sitorus, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BAIGE - Poltak Sitorus terus mendengungkan program "Tarhilala" kepada masyarakat sejak dilantik sebagai Bupati Toba. Hari Jumat (7/5) lalu, dirinya menerima bantuan ribuan karung sampah dari PT TPL  yang diharapkan dapat menjadi andalan dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Sebelum menyambut kedatangan Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, Bupati Toba Poltak Sitorus menyajikan acara khusus untuk menerima bantuan karung bekas dari perusahaan yang berada di kawasan Toba tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Toba Poltak Sitorus mendapatkan ribuan karung yang direncanakan sebagai tempat sampah.

"Terimakasih atas bantuan dari PT TPL berupa karung yang dapat digunakan sebagai tempat sampah, satu untuk sampah organik, satu untuk sampah plastik," ujar Poltak.

Dirinya berharap masyarakat Toba bisa mewujudkan Toba bersih dengan memanfaatkan sampah plastik.

"Dengan memanfaatkan sampah plastik,walaupun nilainya sangat kecil namun jika diolah dengan baik dapat bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki nilai jika di daur ulang," katanya.

Sementara itu, perwakilan perusahaan PT TPL menyebutkan bantuan yang diserahkan merupakan wujud dukungan anjuran Bupati Toba menjadikan Toba Bersih.

Baca juga: Vaksinasi Massal di Toba, Bupati Poltak Sitorus Berharap Vaksinasi Berlanjut hingga Kecamatan

"Kami menyampaikan karung tempat sampah ini sesuai dengan anjuran bupati untuk program Tarhilala bagaimana supaya Toba tetap bersih serta memanfaatkan sampah yang bisa didaur ulang sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat," terangnya.

Bantuan yang diserahkan pada saat itu sebanyak 4000 karung akan dibagikan kepada masyarakat dan setiap rumah tangga akan mendapat dua karung untuk tempat sampah.

Asistem Ekonomi Pembanguan Sahat Manullang menyebutkan, Program Tarhilala bukan program unggulan namun jika dilaksanakan secara serempak dan menyeluruh dapat menjadi program andalan.

"Program Tarhilala ini sebagai sebuah kampanye bagaimana hal-hal kecil bisa kita maksimalkan menjadi sesuatu yang berguna. Sebagai contoh di Toba itu sudah ada group yang nanya IAS Toba," katanya.

"Dua kata kunci, kampanye kebersihan dan semangat untuk bersih. Sekecil apapun yang ada di lingkungan itu dapat dimanfaatkan sehingga dapat berguna," pungkasnya. (cr3/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved