Breaking News:

324 Narapidana Lapas Lubuk Pakam Dapat Remisi Idul Fitri 1442 H Tahun 2021

Hudi Ismono menuturkan pemberian remisi ini merupakan hak bagi para narapidana beragama Islam yang telah memenuhi syarat sesuai aturan yang berlaku. 

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/ Muhammad Anil Rasyid
Lapas Kelas IIB Lubukpakam membacakan pemberian remisi Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, Kamis (13/5/2021). 324 narapidana mendapatkan remisi sesuai ketentuan yang berlaku. (Tribun-medan.com/ Muhammad Anil Rasyid) 

Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM -  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubukpakam melaksanakan acara pembacaan pemberian remisi Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, yang dilaksanakan di lapangan blok tahanan Lapas Lubukpakam setelah pelaksanaan salat ied, Kamis (13/5/2021).

Pembacaan pemberian remisi ini dipimpin oleh Kalapas Lubukpakam Hudi Ismono yang didampingi Kasi Binadik & Giatja Edward Pahala Situmorang, dan seluruh jajarannya.

Hudi Ismono menuturkan pemberian remisi ini merupakan hak bagi para narapidana beragama Islam yang telah memenuhi syarat sesuai aturan yang berlaku. 

"Remisi adalah hak narapidana dan anak yang sedang menjalani pidana, apabila telah dipenuhi persyaratannya sudah dapat dipastikan narapidana dan anak yang memeluk agama Islam akan mendapatkan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 dengan besaran remisi 15 hari sampai dengan dua bulan," ucap Hudi.

Lanjutnya, pemberian remisi lebaran ini diharapkan memotivasi narapidana yang telah dianggap baik dalam perilaku kesehariannya.

Selain itu, remisi ini diharapkan bisa mendorong optimisme narapidana agar menjalani sisa masa pidananya dengan sungguh-sungguh sembari menyadari kesalahannya.

Jumlah penghuni Lapas Lubukpakam saat ini 1.636 orang, 923 orang di antaranya narapidana (835 orang yang beragama muslim).

Dari 835 orang narapidana yang beragama muslim, sebanyak 324 orang berhak menerima remisi Idul Fitri tahun 2021 sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, 324 orang narapidana yang diusulkan, seluruhnya disetujui DitjenPas dan memenuhi syarat.

"Empat orang langsung bebas setelah dapat remisi (RK II)," ucap Hudi.

"Kita juga berharap para narapidana yang mendapatkan remisi ini tidak mengulangi lagi perbuatan melanggar hukum setelah bebas nanti.  Sehingga, mereka bisa kembali ke masyarakat menjadi manusia bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitarnya," katanya.

Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Dody Efrata Fernando Ginting, menambahkan jumlah remisi dengan rincian RK I Tindak pidana narkotika sebanyak 139 orang, pidana umum sebanyak 177 orang.

"Pidana Khusus sebanyak empat orang dan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan,red) yang mendapatkan RK II (langsung bebas) sebanyak empat orang, yang semuanya pidana umum," ucap Dody.

(Cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved