Kisah Pengendara Disuruh Putar Balik saat Hendak Halalbihalal, Padahal Sedikit Lagi Sampai

Sejumlah pengendara merasa kecewa karena gagal halalbihalal Idul Fiitri 1442 Hijriah ke rumah kerabat dalam

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Sepasang suami istri yang di putar balik saat melintas di pos penyekatan Sungai Ular, di Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang. 

Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Sejumlah pengendara merasa kecewa karena gagal halalbihalal Idul Fiitri 1442 Hijriah ke rumah kerabat dalam

Pasalnya, pengendara yang tidak membawa surat izin dari kepala desa, kelurahan, dan hasil swab negatif, tidak diperbolehkan melewati pos penyekatan.

Hal ini dirasakan pasangan suami istri, Fikar dan Ayu Andira. Mereka terpaksa putar balik di pos penyekatan Sungai Ular di Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang.

Informasi yang diperoleh wartawan www.tribun-medan.com, pasangan suami istri ini hendak melakukan perjalanan menuju rumah saudaranya yang berada di Perbaungan, Serdang Bedagai.

Keduanya pun harus melewati pos penyekatan di perbatasan antara Kabupaten Deliserdang dengan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

"Kami disuruh putar balik, padahal sikit lagi kami sampai di Perbaungan. Mau ke tempat saudara, silaturahmi, tapi batal gara-gara penyekatan ini. Mau cari jalan potong lah ini. Padahal mau halal bil halal doang," ucap Fikar, Jumat (14/5/2021).

Warga yang mengaku tinggal di Kecamatan Galang ini berulang kali menyampaikan kepada petugas bahwa dia bukan orang jauh.

Namun, petugas tak menggubris dan tetap menginstruksikan Fikar agar putar balik.

"Kita saat ini mencari jalan pintas lah bang, kita mau tempat saudara di Perbaungan sini. Kita pun orang Kecamatan Galangnya. Bukannya orang jauh kita bang," ujar Fikar.

Istri Fikar, Ayu juga merasa kesal atas kebijakan penyekatan ini.

"Mudah-mudahan Covid-19 ini cepat selesai. Enggak seperti ini lagi, kita mau lebaran payah juga. Kenapa harus lebaran, kemaren tahun baru tidak ada penyekatan," ujar Ayu.

Sementara itu, memasuki hari kedua Idul Fitri 1442 H, volume kendaraan yang hendak melakukan perjalanan mudik meningkat.

Pasalnya, sudah ribuan kendaraan yang diputar balik di Pos Penyekatan Sungai Ular di Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang.

"Sampai saat ini sudah kurang lebih 2000 kendaraan yang di putar balik melalui jalinsum di pos pengamanan Sungai Ular perbatasan Deliserdang dan Serdang Begadai (Sergai)," ujar Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, melalui WhatsApp, Jumat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved