Breaking News:

Kasus Covid 19 di Sumut

TERKINI Data Covid-19 Kota Medan, 3 Orang Meninggal Sehari, 15.939 Kasus Konfirmasi

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Medan sudah mencapai 75 persen.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Petugas mengenakan APD memakamkan jenazah pasien COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simalingkar B, Medan, Sumatera Utara, Selasa (18/5/2021). Pengelola Tempat Pemakaman Umum Simalingkar memakamkan 12 jenazah pasien COVID-19 dalam sehari.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan merilis data kasus Covid-19 bertambah 30 kasus konfirmasi per Senin (18/5/2021) hingga pukul 17.00 WIB menjadi 15.939.

Angka tersebut dengan rincian 14.792 dinyatakan sembuh meningkat sebanyak 33 orang.

Sementara untuk angka meninggal dunia meningkat tiga orang menjadi 531 orang.

Berdasarkan website resmi https://covid19.go.id/peta-risiko Kota Medan saat ini berstatus zona oranye dengan tingkat risiko sedang.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Medan sudah mencapai 75 persen.

"Memang kemarin kita dapat arahan dari bapak presiden, dan tadi pagi kita dapat arahan dari gubernur memang yang meningkat ini BOR (Bed Ocupation Rate) yang di Kota Medan sudah sangat tinggi. BOR kita itu hari ini ada di 75 persen," ujar Bobby, Selasa (18/5/2021).]

Baca juga: BREAKING NEWS Kabar Duka, Istri Kadispora Sumut Meninggal Dunia Kabarnya Terpapar Covid-19

Bobby mengatakan, saat ini Kota Medan memiliki angka BOR paling tinggi di Sumut.

"Ya saya rasa kalau di Sumatera Utara paling tinggilah Kota Medan karena kita ibu kota," tuturnya.

Untuk itu, kata Bobby, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta agar rumah-rumah sakit di daerah-daerah luar Kota Medan dapat merawat pasien asal daerah masing-masing.

"Dan ini tadi disampaikan pak Gubernur juga untuk beberapa Kabupaten/Kota jika masih bisa dirawat di rumah sakit masing- masing dirawat dulu di daerahnya. Karena di Kota Medan saat ini lebih dominan dari masyarakat dan warga dari luar Medan. Oleh karena itu tadi pak gubernur juga diinstruksikan dan mengajak agar masyarakat dan rumah sakit di luar daerah untuk ikut bekerjasama," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved