SOSOK El Chino Pembunuh 30 Wanita Cantik, Jasadnya Dimutilasi dan Disantap

Dalam interogasi, tersangka El Chino mengaku telah membantai sekitar 30 wanita selama 20 tahun terakhir. Bahkan pelaku memiliki daftar nama korbannya.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
facebook
SOSOK El Chino Pembunuh 30 Wanita Cantik, Jasadnya Dimutilasi dan Disantap . Tiga dari 30 wanita cantik yang dibunuh dan dikanibal penjagal El Chino 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pembunuhan berantai terhadap puluhan wanita cantik akhirnya terbongkar saat polisi Meksiko mengungkap kasus pembunuhan Reyna González, 34 tahun, yang hilang pada 13 Mei 2021.

Pelaku adalah Andres Filomeno (72 tahun) yang digelari El Chino (orang China), seorang pemilik kosan di Atizapan de Zaragoza.

El Chino diamankan polisi sekitar jam 8 malam waktu setempat pada Sabtu (15/5/2021) dan dijebloskan ke Penjara Tlalnepantla, Senin 17 Mei 2021 atas pembunuhan Reyna González.

Bagian tubuh korban ditemukan polisi di meja El Chino yang diyakini disantap pelaku.

Reyna terakhir terlihat hidup pada 14 Mei ketika dia pergi berbelanja, di mana dia dilaporkan bertemu dengan tersangka, yang tinggal di dekatnya.

Namun selain menemukan potongan tubuh Reyna González, penyidik juga menemukan fakta mengejutkan.

Reyna González, korban terakhir dinyatakan hilang 13 Mei 2021
Reyna González, korban terakhir dinyatakan hilang 13 Mei 2021 (facebook)

Penyidik dari Kejaksaan Agung Negara Bagian Meksiko menemukan perhiasan, cat kuku, sepatu, pengering rambut, dan beberapa barang yang dikaitkan dengan dua wanita lain yang menghilang pada 2016 dan 2019, Rubicela Gallegos dan Flor Nínive Vizcaíno.

Dalam interogasi, tersangka El Chino mengaku telah membantai sekitar 30 wanita selama 20 tahun terakhir.

El Chino bahkan memiliki daftar nama korban yang tertulis di buku catatan, kata laporan mengerikan itu. Ia juga diduga mengaku melakukan tindakan kanibalisme dengan memakan mayat mereka.

Dilaporkan polisi mencari potongan-potongan mayat yang tersisa dari para korbannya sebagai barang bukti.

Jika terbukti El Chino memakan korban 30 orang, maka Meksiko akan mencatat rekor kejahatan baru dari kasus pembunuhan dan kanibalisme.

Rubicela Gallegos korban hilang 2019
Rubicela Gallegos korban hilang 2019 (facebook)
Flor Nínive Vizcaíno yang dinyatakan hilang 2016
Flor Nínive Vizcaíno yang dinyatakan hilang 2016 (facebook)

Sebelumnya, 20 orang menjadi korban pembunuhan dari "Monsters of Ecatepec" Meksiko, pasangan mematikan yang beroperasi antara 2012 hingga 20218. Tersangka Filomeno dilaporkan menuliskan setidaknya 29 nama korban dalam sebuah buku catatan.

"Kami menemukan di ruang bawah tanah yang dibuat oleh tersangka yang memiliki pemandangan mengerikan dengan sisa-sisa manusia," kata Jaksa Dilcya Garci seperti yang dilansir dari The Sun pada Jumat (21/5/2021).

"Setidaknya sekarang kami punya (bukti-bukti) dari 5 orang, tapi di sana ada buku catatan, daftar, di mana ada nama berbeda, wanita berbeda," lanjutnya.

Si penjagal 30 wanita El Chino
Si penjagal 30 wanita El Chino (elpais)

Menurut situs berita Televisa, polisi telah menemukan sisa-sisa kerangka dari 5 orang di rumah tersangka, serta pisau yang diduga digunakan untuk membunuh dan memutilasi tubuh korbannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved