SOSOK El Chino Pembunuh 30 Wanita Cantik, Jasadnya Dimutilasi dan Disantap
Dalam interogasi, tersangka El Chino mengaku telah membantai sekitar 30 wanita selama 20 tahun terakhir. Bahkan pelaku memiliki daftar nama korbannya.
Korban lainnya bernama Rubicela Gallegos Castillo, yang menghilang pada Juli 2019.
Laporan lokal mengklaim tersangka "tidak tahan dengan penolakan wanita muda dan cantik".
Melansir elpais.com, seorang penduduk lokal bernama Maura Valle mengatakan tersangka El Chino biasa datang ke rumahnya untuk membeli daging babi panggang.
Pelaku katanya tidak pernah memiliki pasangan menetap dan memiliki saudara perempuan.
Ia juga mengaku bergaul dengan baik dengannya sebagai tetangga dan bahkan pernah menjadi pemimpin asosiasi lokal.
"Dia memasang lampu jalan itu," kata Valle.
El Chino mencari nafkah dengan menyewakan kamar di rumahnya.
Seorang penyewa adalah seorang dokter bernama Fernando López yang memulai praktiknya yang diminta penyidik meninggalkan ruangannya sebelum pihak berwenang bergerak untuk pencarian.
Korban terakhirnya, Reyna González, menjalankan toko ponsel kecil di dekat rumahnya, dan digambarkan sebagai ibu tunggal dari dua atau tiga anak.
"Pria itu selalu ada di tokonya, selalu berbicara dengannya, selalu di sana," kata Karla Narváez, berdiri di belakang meja apoteknya, yang terletak dua blok dari tempat kejadian.
“Dia ada di sana setiap hari, berbicara dengan gadis itu, setiap hari. Saya pikir dia kadang-kadang membawakannya makanan, ” kata Marisol, penata rambut yang bekerja di seberang jalan.
Gabriela Navarro, yang menjalankan toko lain di dekat bisnis ponsel Reyna, menganggap El Chino adalah ayah mertuanya.
“Dia sudah bekerja di sini sekitar dua setengah tahun. Kami akan saling menyapa, itu saja. Pada hari Jumat dia tidak masuk kerja," katanya.
Sedangkan korban Rubicela Gallego diketahui tinggal di Tlalnepantla, sekitar 20 kilometer dari Atizapán.
“Ya, dia tinggal di sini bersama suaminya, dan saudara laki-lakinya juga tinggal di kota, tapi saya sudah tidak melihatnya selama sekitar 20 hari,” katanya tetangganya.
Korban ketiga, Flor Nínive Vizcaíno, 38, pernah tinggal di kota yang sama, di Atlacomulco Avenue, di lingkungan Los Tejabanes.
Ribuan wanita yang hilang setiap tahun di Meksiko bukan lagi berita baru bagi siapa pun.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Paruh Baya Jadi Tersangka Pembunuh Kanibal 30 Wanita"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/el-chino-pembunuh-30-wanita-cantik.jpg)