Breaking News:

Langgar SE Wali Kota Medan, Empat Tempat Hiburan Ditutup Paksa Petugas

Empat lokasi hiburan malam yang ada di Kota Medan terpaksa ditutup paksa petugas karena melanggar SE Wali Kota Medan

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
HO
Petugas gabungan saat menutup paksa tempat hiburan yang masih beroperasi di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Medan, Sabtu (22/5/2021) malam.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Empat lokasi hiburan malam yang ada di Kota Medan ditutup paksa petugas.

Penutupan paksa ini dilakukan karena lokasi hiburan malam tersebut melanggar Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 440/3794 Tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Adapun keempat tempat hiburan malam yang ditutup paksa itu diantaranya Glamour Hotel dan Spa Jalan H Adam Malik, Cello Sky Pool dan Bar D'Paris Hotel Jalan Danau Marsabut, Lima Roof Top dan Bosque KTV Room di Jalan H Adam Malik Medan.

Baca juga: Patuhi Instruksi Gubernur Edy, Bobby Nasution Kerahkan Ribuan Kepling Untuk Pengawasan PPKM Mikro

Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap mengatakan, sejak diberlakukan pada tanggal 18 Mei 2021, tim  gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Pariwisata dan Forkopimda Kota Medan rutin melakukan razia penerapan SE tersebut.

"Sampai sekarang tercatat sudah empat tempat hiburan malam yang kita tindak karena melanggar peraturan PPKM tersebut. Di mana tempat hiburan malam dilarang untuk buka selama masa PPKM," ujar Rakhmat saat dikonfirmasi www.tribun-medan.com, Minggu (23/5/2021).

Rakhmat menjelaskan, keempat tempat usaha hiburan malam yang masih beroperasi tersebut telah menerima SE yang sudah disosialisasikan.

"Yang bersangkutan sudah tau aturan, sudah tau ada SE, tapi masih tetap dibuka. Makanya kita tindak, dan akan terus diawasi," katanya.

Baca juga: Pantau Keefektifan PPKM Mikro, Satpol PP Kota Medan Tinjau Sejumlah Titik Keramaian

Rakhmat menuturkan, sejak awal pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai adanya Surat Edaran Wali Kota mengenai pembatasan kegiatan masyarakat.

Untuk itu, kata dia, penutupan tempat hiburan malam bukanlah sanksi namun merupakan hal yang wajib dilakukan selama SE berlaku.

"Penutupan itu bukan sanksi, tapi memang berdasarkan SE tempat hiburan dan wisata itu harus tutup dulu. Jadi memang tidak boleh buka mau berapa lama pun jam operasionalnya," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved