Khazanah Islam

Termasuk Jangan Sakiti Hatinya, Inilah 4 Amalan Anak Untuk Bahagiakan Orangtua

Perintah berbuat baik kepada orang tua ini disampaikan Allah SWT dalam Al Quran, salah satunya dalam surat Al Isra' ayat 23.

freepik
Ilustrasi berdoa - Termasuk Jangan Sakiti Hatinya, Inilah 4 Amalan Anak Untuk Bahagiakan Orangtua 

Selain itu anak juga bisa memperoleh doa baik dari orang tua yang sangat berarti.

Seperti kita ketahui, doa orang tua menjadi salah satu doa yang paling manjur selain doa yang dilafalkan oleh orang yang teraniaya dan doa orang yang bepergian.

Lantas bagaimana cara membahagiakan orang tua kita agar hita mendapat ridha dari Allah SWT?

Baca juga: Bacaan Doa saat Sakit yang Diajarkan Rasulullah agar Penyakitnya Dapat Terangkat

Dikutip dari rumaysho.com, berikut 4 amalan yang dapat dilakukan seorang anak agar kedua orang tuanya bahagia.

1. Menuruti perintah keduanya.

Ilustrasi keluarga bahagia.
Ilustrasi keluarga bahagia. (Freepik/freepic.diller)

Dari Abdullah bin ’Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَا الْوَالِدِ وَ سَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, no. 2. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan jika sampai kepada sahabat [baca: mawquf], namun shahih jika sampai kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam [baca: marfu’]. Lihat Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 516.)

‘Atha’ pernah ditanya oleh seseorang yang ibunya meminta kepadanya untuk shalat wajib dan puasa Ramadhan saja (tidak ada amalan sunnah, pen.), apakah perlu dituruti. ‘Atha’ mengatakan, “Iya tetap dituruti perintahnya tersebut.” (Al-Birr li Ibnil Jauzi, hlm. 67. Dinukil dari Kitab Min Akhbar As-Salaf Ash-Shalih, hlm. 398)

Usamah bin Zaid, seorang sahabat yang dirinya dan orang tuanya disayangi oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa ia memiliki seribu pohon kurma. Ia memang sengaja mempercantik atau merapikannya. Lalu ada yang berkata pada Usamah, kenapa bisa sampai lakukan seperti itu. Usamah menjawab bahwa ibunya sangat suka jika melihat keadaan kebun kurma itu indah, maka ia melakukannya. Apa saja hal dunia yang diminta oleh ibunya, ia pasti memenuhinya. (Al-Birr li Ibnil Jauzi, hlm. 225. Dinukil dari Kitab Min Akhbar As-Salaf Ash-Shalih, hlm. 396)

Catatan: Namun ingat bukan taat dalam bermaksiat.

Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ طَاعَةَ فِى مَعْصِيَةٍ ، إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِى الْمَعْرُوفِ

“Tidak ada ketaatan dalam melakukan maksiat. Sesungguhnya ketaatan hanya dalam melakukan kebajikan.” (HR. Bukhari, no. 7257 dan Muslim, no. 1840)

Baca juga: DOA Akhir Ramadhan 2021 Dilengkapi Lafal dan Artinya - Tata Cara Shalat Idul Fitri

2. Tidak menyakiti hati orang tua.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved