Tolak Jenazah Pasien Covid 19
VIRAL, Warga Sidimpuan Kabarnya Bongkar dan Bakar Makam Pasien Covid-19
Warga Lingkungan I, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan bakar-bakaran di makam khusus Covid-19
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,SIDIMPUAN--Rekaman singkat sejumlah warga melakukan aksi pembakaran di makam khusus pasien Covid-19 viral di media sosial.
Belakangan diketahui, aksi tersebut berlangsung di Lingkungan I, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan.
Dari informasi yang beredar, warga sempat membongkar lalu membakar makam pasien Covid-19 tersebut.
Namun, kabar itu dianulir oleh Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini.
Baca juga: Potret Baim Wong Urus Putranya Seorang Diri, Paula Verhoeven Positif Covid-19
Katanya, yang dibakar bukan makamnya.
Warga cuma melakukan aksi bakar ban di makam khusus pasien Covid-19.
"Yang dibakar itu di depan (makam), bukan di atas makam," kata mantan Kapolsek Medan Timur ini, Minggu (23/5/2021).
Juliani mengatakan, informasi yang beredar soal pembongkaran makam juga tidak benar.
Dia cuma membenarkan adanya aksi penolakan warga terhadap pemakaman pasien Covid-19.
Baca juga: KRONOLOGI Pengungkapan Kasus Penjualan Vaksin Covid-19 Ilegal di Medan
Warga mengaku takut tertular, karena alasan makam berada di dekat permukiman penduduk.
"Kalau makamnya tidak dibongkar," kata dia.
Disinggung mengenai kronologis kejadian, Juliani mengatakan pada Sabtu (22/5/2021) sekira pukul 19.00 WIB ada warga yang hendak dimakamkan karena terpapar Covid-19.
Saat itu, muncul penolakan dari warga.
Selanjutnya, polisi bersama pihak terkait, termasuk tokoh agama melakukan pertemuan.
Baca juga: Lagi-lagi di Sumut, Setelah Kasus Daur Ulang Alat Rapid Tes Covid-19, Kini Kasus Jual Vaksin Ilegal
Sekira pukul 23.00 WIB, mencuat kabar bahwa warga sudah melakukan aksi pembakaran di makam khusus pasien Covid-19.