Breaking News:

Ekspose Kasus Pembunuhan Guru SD

TERUNGKAP Peran Junanda Hasibuan, Otak Pembunuhan Guru SD di Toba, Kini Diburu Polisi

Polisi membeberkan sosok otak pelaku pembunuhan guru SD di Toba, Marta boru Butarbutar.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/MAURITS PARDOSI
Kedua tersangka pembunuhan guru SD sedang digiring setelah konferensi pers di Mapolres Toba pada Jumat (28/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Polisi membeberkan sosok otak pelaku pembunuhan guru SD di Toba, Marta boru Butarbutar.

Pembunuhan sadis terhadap Marta ternyata berawal dari niat tersangka Junanda Hasibuan (15) yang saat ini masih buron.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya menuturkan bahwa dua tersangka, yakni Junanda Hasibuan dan Yosef Rikki Tambunan telah berencana mencuri di rumah korban Marta boru Butarbutar.

"Pada Minggu (23/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB, tersangka JH dan YPT sudah berada di dalam sebuah warnet di Kota Porsea dan berniat untuk melakukan pencurian," ujar AKBP Akala pada Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Gagal Gadai Hasil Curian di Parmaksian, Trio Pembunuh Guru SD Marta Butarbutar Cair di Laguboti

Baca juga: SEPAK Terjang Kriminal Ricky Tambunan Sang Pembunuh Guru SD di Toba Marta Butarbutar

Setelah 2,5 jam berembuk, tepatnya pada pukul 16.30 WIB, kedua tersangka tersebut mempersiapkan siasat dan alat yang digunakan untuk mencuri.

"Pada pukul 16.30 WIB, JH dan YPT mencari dan mempersiapkan benda yang akan digunakan untuk melakukan pencurian berupa sebuah obeng dan sebuah kunci baut. Setelahnya, benda ini berada dalam penguasaan JH," sambungnya.

Pada malam hari, ketiga tersangka yakni Junanda Hasibuan, Yosef Rikki Tambunan, dan Davidson Napitupulu berkumpul di sebuah warnet dan bersiap melakukan pencurian di rumah korban.

Pada saat itu, JH mengatakan kepada YPT agar mereka mencuri di kampung JH di Desa Lumban Lobu.

"Alasan mereka adalah di sana ada seorang guru perempuan dan hanya tinggal sendirian. Mereka memastikan bahwa di rumah tersebut ada laptop, uang dan HP serta benda-benda berharga lainnya yang bisa dicuri," terangnya.

Berselang beberapa menit, tersangka Davidson Napitupulu tiba setelah diajak melalui chat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved