Dugaan Tabung Oksigen Kosong

VIRAL Pasien Meninggal lantaran Tabung Oksigen Kosong, Begini Kabar Terkini Sang Perawat

Pihak RS Pirngadi menyatakan kondisi terakhir perawat yang tampak di video viral pasien meninggal karena tabung oksigen kosong, kini masih dirawat.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/TANGKAPAN LAYAR VIDEO
Perawat RS Pirngadi Medan (kiri) dan pasien yang tengah kejang-kejang dan meninggal dunia. 

Saat dikonfimasi kepada lelaki dalam video tersebut, yang diketahui bernama Rawi selaku anak lelaki pasien.

Dia menegaskan menegaskan bahwa tabung oksigen yang dipasang pada ibunya itu memang tak berfungsi dengan baik.

Rawi membuktikan dengan memasang alat bantu pernapasan itu ke mulut dan hidungnya.

Saat dicobanya, ia tidak merasakan adanya udara dari tabung dan selang tersebut.Ia bahkan mendengar seorang dokter bernama Sony mengatakan bahwa tabung oksigen itu memang kosong.

"Tidak ada penanganan. Cuma dr Sony yang menekan-nekan sampai keringatan. Dia bilang enggak ada ini pak oksigennya. Dia bilang, Sabar, Pak," kata Rawi, Jumat (28/5/2021) malam.

BOBBY Nasution Ternyata 'Campur Tangan' seusai Viral Dugaan RS Pirngadi Bikin Pasien Meninggal

RSUD Pirngadi tidak jadi melaporkan pihak keluarga yang mengaku mendapat pelayanan buruk sehingga pasien meninggal dunia ke Polrestabes Medan.

Hal itu berkaitan dengan beredarnya video viral berdurasi 56 detik di salah satu akun di Instagram yang menyebutkan bahwa seorang pasien mendapatkan pelayanan buruk di Rumah Sakit Dr Pirngadi Medan, Rabu (26/5/2021).

"Untuk masalah laporan ke kepolisian, atas arahan dari pak Wali Kota Medan, ya sudah karena ini masyarakat kita akhirnya dibatalkan," jelas Direktur RSUD Pirngadi Suryadi Panjaitan saat diwawancara di RSUD Pirngadi, Sabtu (29/5/2021).

Dia pun menjelaskan kemungkinan keluarga terlalu emosional karena kehilangan orangtua.

Meski begitu, ia ingatkan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Karena banyak dampaknya bukan hanya keluarga tapi ke masyarakat sekitar juga," sebutnya.

"Memang sempat mau dilapor cuma karena ada tapi ada saran dari pak pimpinan yang peduli terhadap masyarakatnya sehingga kita batalkan. Ya kita mau bilang (kalau) RS Pirngadi sudah berusaha memberikan yang terbaik," sambungnya.

Sebelumnya diketahui, beredar video viral berdurasi 56 detik di salah satu akun di Instagram yang menyebutkan bahwa seorang pasien mendapatkan pelayanan buruk di Rumah Sakit Dr Pirngadi Medan, Rabu (26/5/2021).
Dalam video tersebut, orang yang merupakan anak pasien berteriak bahwa ibunya meninggal dunia karena petugas rumah sakit tidak mengganti tabung oksigen.

Rawi, anak pasien, menegaskan bahwa tabung oksigen yang dipasang pada ibunya itu memang tak berfungsi dengan baik.

Ia membuktikannya sendiri dengan memasang alat bantu pernapasan itu ke mulut dan hidungnya. Saat dicobanya, ia tidak merasakan adanya udara dari tabung dan selang tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved