Anaknya Dibunuh, Ibu Ini Rencanakan Balas Dendam yang Gila, Ucapannya di Pengadilan Buat Merinding

Putra satu-satunya dibunuh, ibu ini merencanakan balas dendam yang gila. Ucapannya di pengadilan membuat banyak orang merasa merinding.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Putra satu-satunya dibunuh, ibu ini merencanakan balas dendam yang gila. Ucapannya di pengadilan membuat banyak orang merasa merinding. Foto ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.com – Putra satu-satunya dibunuh, ibu ini merencanakan balas dendam yang gila.

Ucapannya di pengadilan membuat banyak orang merasa merinding.

Han Lang tinggal bersama putranya yang berusia enam tahun, Liang Lang, di pinggiran Kota Beijing.

Dia meninggalkan Chongqing dan membawa anaknya ke daerah tersebut setelah menceraikan suaminya.

Anaknya sangat penurut, lembut dan merupakan anak laki-laki yang memiliki harapan, masa depan dan tujuan hidup ibunya.

Baca juga: SADIS Ibu dan Anak Dibunuh, Mayatnya Ditemukan di Kamar, Motifnya Dendam dan Utang Piutang

Namun sayangnya bocah itu tewas secara tidak adil.

Pada 24 April 2005, Han Lang menunggu dan tidak melihat putranya pulang untuk makan malam.

Dia cemas dan bergegas mencarinya ke mana-mana, tapi tetap tidak bisa menemukan jejak anaknya.

Keesokan paginya, Han Lang pergi ke kantor polisi untuk meminta bantuan.

Baca juga: Ultimatum Berakhir Tewas, Kisah Anis yang Hidup Pas-pasan Tanggung 3 Anak Dibunuh Suami Sendiri

Tragisnya, polisi menemukan jenazah Liang Lang di lubang saluran pembuangan di desa.

Menurut penyidik, anak itu dibunuh oleh seseorang.

Sontak hal ini membuat Han Lang marah.

Pelaku dengan cepat teridentifikasi sebagai remaja yang tinggal di desa yang sama.

Dia bernama bermarga Truong, 13 Tahun.

Putra satu-satunya dibunuh, ibu ini merencanakan balas dendam yang gila. Ucapannya di pengadilan membuat banyak orang merasa takut.
Putra satu-satunya dibunuh, ibu ini merencanakan balas dendam yang gila. Ucapannya di pengadilan membuat banyak orang merasa merinding. Foto ilustrasi (eva.vn)

Truong sering mengejek Liang Lang karena tak memiliki ayah.

Han Lang melihat putranya menangis dan mengadu kepada orangtua Truong berkali-kali, menyebabkan Truong dipukul berkali-kali oleh orangtuanya.

Pada hari kasus itu terjadi, Liang Lang dalam perjalanan pulang ke rumah.

Dia kemudian dihentikan oleh Truong dan mengejeknya.

Baca juga: Seorang Ayah Bawa Anaknya ke Toilet Kereta karena Terus Nangis, Polisi Bongkar Kejahatannya

Baca juga: Anaknya Teriak Tengah Malam, saat Diperiksa, Pasutri Ini Panik Lihat Anaknya Nyaris Mati di Kamar

Keduanya langsung terlibat perkelahian. Khawatir Liang Lang kembali mengadukannya kepada orangtuanya, Truong mendorong Liang Lang ke dalam lubang selokan terdekat.

Tidak hanya itu, dia juga mengambil batu dan melemparkannya kepada Liang Lang.

Karena masih remaja, Truong hanya dijatuhi hukuman tiga tahun pendidikan ulang.

Keluarga Truong juga harus memberikan kompensasi kepada Han Lang sebesar 150 ribu Yuan (Rp 336 juta).

Hal ini membuat Han Lang hampir pingsan karena hukuman pelaku terlalu ringan.

Putra satu-satunya dibunuh, ibu ini merencanakan balas dendam yang gila. Ucapannya di pengadilan membuat banyak orang merasa takut. Foto ilustrasi.
Putra satu-satunya dibunuh, ibu ini merencanakan balas dendam yang gila. Ucapannya di pengadilan membuat banyak orang merasa merinding. Foto ilustrasi. (eva.vn)

Yang paling menyebalkan, keluarga Truong tidak memberikan pemintaan maaf yang tulus.

Mereka tidak pernah meminta maaf dan bahkan mengutuk Han Lang dengan buruk.

Keluarga itu juga tidak memberikan kompensasi dengan banya alasan hingga pembayarannya terlambat.

Semua dendam terpendam.

Pada November 2006, Han Lang mengambil sebotol asam dan melemparkannya langsung ke arah seorang gadis kecil yang duduk di dalam mobil, lalu tersenyum puas.

Korbannya tak lain adalah putri bungsu dari keluarga Truong.

Han Lang langsung ditangkap polisi.

Tak hanya si gadis, tiga korban lainnya juga terkena zat asam, salah satunya juga mengalami luka bakar yang parah.

Baca juga: Pria Kejam Habisi Anak Mantan Pacar, Balas Dendam Karena Diputuskan dan Pergi Bersama Pria Lain

Baca juga: Kekejaman Ibu Tiri Rendam Putra Suaminya ke Dalam Air Panas sampai Meninggal untuk Balas Dendam

Keluarga Truong sangat marah di persidangan. Mereka menuntut agar terdakwa diadili dengan diberi hukuman mati.

Sebagai hasil dari putusan akhir, Han Lang menerima hukuman 13 tahun penjara.

Sebelumnya saat di pengadilan, Han Lang dengan tenang mengucapkan kalimat yang membuat semua orang terkejut.

Baca juga: Pergoki Suaminya Selingkuh, Wanita Ini Balas Dendam dengan Cara yang Tak Terduga

“Saya tidak menyesal. Keluarga Anda yang merugikan putra saya. Kaulah yang menyebabkan segalanya.” Katanya kepada keluarga Truong.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved