Breaking News:

Wanita Digantung di Kebun Kopi

BREAKING NEWS Kisah Pilu Wanita yang Digantung di Kebun Kopi, Merantau Hingga Hidup Sebatang Kara

Portan Tumanggor, perempuan yang dibunuh dengan cara digantung dua temannya ternyata punya kisah pilu

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
Polisi menunjukkan pohon kopi tempat jenazah Portan Tumanggor ditemukan, Kamis (29/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,RAYA--Pembunuhan keji terhadap Portan Tumanggor masih menjadi perbincangan masyarakat.

Apalagi, Portan Tumanggor dibunuh dengan cara digantung di kebun kopi milik Ismail Turnip di Nagori Tano Tingkir, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan penelusuran www.tribun-medan.com, ternyata Portan Tumanggor ini punya kisah pilu.

Menurut keterangan Kepala Desa Tanjung Tinggir Marganda Damanik, selama ini Portan Tumanggor hidup sebatang kara.

Baca juga: SADIS, Ini Dua Wanita Pembunuh yang Gantung Korbannya di Ladang Kopi, Sembunyi di Hotel Kota Medan

Dia merantau dari Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan ke Simalungun sejak enam tahun silam.

Mulai saat itu, Portan Tumanggor bekerja di ladang warga.

Dia juga dikenal sebagai pribadi yang rajin. 

"Dia tinggal sendirian ngontrak rumah di sini. Infonya sudah cerai (dengan suaminya)," kata Marganda, Senin (31/5/2021).

Sejak saat itu, Portan Tumanggor hidup seorang diri mencari nafkah.

Baca juga: Mayat Wanita Tergantung di Pohon Kopi yang Pendek, Tewas 8-12 Jam Sebelum Ditemukan

Anaknya dititipkan di rumah orangtua yang ada di kampung Parlilitan. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved