Breaking News:

Rekonstruksi Pembunuhan Guru SD

25 Adegan Pembunuhan Guru SD Marta boru Butarbutar, Terungkap Peran Para Tersangka

Rekonstruksi tersebut berlangsung di rumah korban, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN / MAURITS PARDOSI
Situasi rekonstruksi pembunuhan seorang guru SD Marta boru Butarbutar di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba pada Selasa (1/6/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Dalam rekonstruksi pembunuhan Guru SD Marta boru Butarbutar, ada 25 adegan yang diperankan para tersangka.

Ketiga tersangka adalah Rikki Tambunan (24), DN (16) dan JH (15), yang kini masih dikejar oleh polisi alias masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dalam rekonstruksi tersebut, para tersangka memerankan 25 adegan dalam proses pembunuhan tersebut.

Rekonstruksi tersebut berlangsung di rumah korban, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba.

Baca juga: LIVE RCTI Link Live Streaming Ikatan Cinta Malam Ini Menegangkan, Elsa Ngaku, Mama Sarah Terjebak

Situasi rekonstruksi pembunuhan seorang guru SD Marta boru Butarbutar di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba pada Selasa (1/6/2021). 
Situasi rekonstruksi pembunuhan seorang guru SD Marta boru Butarbutar di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba pada Selasa (1/6/2021).  (TRIBUN MEDAN / MAURITS PARDOSI)

Dari penuturan pihak kepolisian, ke-25 adegan tersebut adalah sebagai berikut. Rekonstruksi ini diperagakan oleh kedua tersangka, RT (23) dan DN (17) sementara untuk peran tersangka yang masih buron yakni JH (15) diperagakan oleh pemeran pengganti yakni salah seorang personil Polres Toba.

Baca juga: Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut Bahas Potensi Migas Bersama Wali Kota Medan

Ada sebanyak 25 adegan dalam rekontruksi tersebut antara lain:

1. Pada hari Minggu (23/5/2021), JH dan RT berjumpa di depan warnet Pudan Porsea. JH menanyakan hp miliknya yg digadaikan oleh RT, dan disana mereka sudah merencanakan untuk melakukan pencurian walau belum menentukan target.

2. Pukul 16.30 RT dan JH meninggalkan warnet dan menuju Sirait Uruk untuk mempersiapkan benda untuk melakukan pencurian.

3. RT dan JH ke warnet Dita Porsea, kemudian RT meminta JH menjemput DN dan membawa DN ke warnet Dita Porsea.

4. Setelah warnet Dita tutup, para tsk pindah ke warnet Bintang, dan JH mengajak RT dan DN melakukan pencurian Laptop, Hp dan Uang di rumah korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved