KONDISI MALAYSIA TERBARU Lockdown Total, Risiko Ekonomi Bisa Runtuh, 9.020 Kasus Baru Covid-19
- Penyebaran virus corona di Malaysia semakin mengerikan. Jumlah angka warga yang terinfeksi semakin melonjak, dilengkapi kasus baru 9.020 Kasus.
"Gaji tersebut akan disalurkan ke rekening badan bencana negara untuk mendanai biaya terkait Covid-19," katanya.
Sebelum pengumuman Senin, Pemerintah Malaysia telah menggulirkan enam paket stimulus senilai total 340 miliar Ringgit Malaysia.
Malaysia bergulat untuk menahanl laju kenaikan kasus Covid-19 baru-baru ini.
Negara ini memasuki lockdown total selama dua minggu mulai Selasa (1/6/2021), di mana mal akan ditutup, sementara hanya 17 sektor layanan penting yang akan diizinkan beroperasi.
Sektor-sektor ini termasuk layanan kesehatan, telekomunikasi dan media, makanan dan minuman, utilitas serta perbankan.
Pada hari Sabtu, Malaysia melaporkan 9.020 kasus baru Covid-19, jumlah kasus harian tertinggi sejak dimulainya pandemi.
Itu adalah hari kelima berturt-turut rekor infeksi baru.
• PENGAKUAN Najwa Shihab Pengalaman Pribadi Najwa Dilecehkan di Jalan, Marak Korban Begal Payudara
Pada Senin, ada 6.425 kasus baru.
Sekarang ada lebih dari 570.000 kasus secara nasional.
Sebanyak 2.796 orang meninggal akibat Covid-19 di Malaysia.
Dalam sebuah wawancara 23 Mei, Muhyiddin mengatakan lockdown total kan menjamin keselamatan rakyat, meskipun ada risiko bahwa ekonomi bisa runtuh.
• MULAI BERLAKU Peraturan Lalu Lintas Perpol 5/2021, Anda Wajib Tahu Sanksi Maksimal Cabut SIM
(Channel News Asia/TRIBUN-MEDAN.com/TRIBUNews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kuala-lumpur-malaysia.jpg)