Sudah Lama Dipecat, Pria Ini Dituduh Sabotase Komputer Perusahaan, Pengadilan Pun Dibuat Bingung
Gugatan yang diajukan perusahaan tersebut pun dianggap hanya mencari kambing hitam atas masalah yang tak bisa ditanganinya sendiri.
TRIBUN-MEDAN.com – Seorang progammer dipenjara atas tuduhan sabotase komputer perusahaan.
Padahal ia sudah lama dipecat dan tidak pernah datang lagi ke kantor.
Atas kasus ini, pengadilan pun bingung menentukan hukuman karena cerita yang dianggap tak masuk akal.
Bagaimana Anda dapat dinyatakan bersalah atas sabotase komputer saat Anda tidak lagi bekerja untuk perusahaan lama Anda?
Itulah pertanyaan yang menyeruak ketika sebuah perusahaan menggugat seorang karyawan yang sudah dipecatnya.
Gugatan yang diajukan perusahaan tersebut pun dianggap hanya mencari kambing hitam atas masalah yang tak bisa ditanganinya sendiri.
Baca juga: Intelijen Inggris Sebut Ada Upaya Sabotase Korea Utara, Target Prancis, Australia, dan Indonesia
Sebab, sang programer yang dituntut oleh perusahaan tersebut nyatanya sudah tak pernah sekalipun kembali ke perusahaan lamanya setelah dipecat.
Semua ini bermula pada 31 Juli 1996, kala Omega Engineering Corp. (“Omega”), sebuah perusahaan yang berbasis di New Jersey, kehilangan program komputernya.
Program yang berkaitan dengan desain dan produksi tersebut tiba-tiba saja benar-benar hilang secara permanen dari sistemnya.
Omega sendiri merupakan perusahaan yang memproduksi "perangkat pengukur dan peralatan kontrol proses industri yang sangat terspesialisasi dan canggih" untuk NASA dan Angkatan Laut Amerika Serikat.
Baca juga: Dunia Semakin Memanas, China Dituding Sabotase Pengembangan Vaksin Virus Corona untuk Muluskan Misi
Penghapusan program-program ini melemahkan kemampuan mereka untuk produksi serta merugikan perusahaan jutaan dolar terkait kontrak dan penjualan.
Sementara itu, sang programer yang digugat, Timothy Lloyd bekerja sebagai administrator sistem komputer di Omega dari tahun 1985 sampai 10 Juli 1996.
Dia bekerja dengan jaringan komputer Novell dan memasangnya ke sistem komputer Omega.
Program ini bekerja untuk memastikan bahwa semua dokumen Omega dapat disimpan di server file pusat.
Lloyd adalah satu-satunya karyawan Omega yang mempertahankan klien Novell dan memiliki akses keamanan tingkat atas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pria-ini-sabotase-komputer-perusahaan.jpg)