Breaking News:

TRIBUNWIKI

Sejarah Kereta Api Lubuk Pakam, Digunakan untuk Angkut Komoditas Perkebunan

Meski jalur kereta api Lubuk Pakam-Bangun Purba adalah jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan Stasiun Lubuk Pakam dengan Stasiun Bangun Purba.

HO
Foto stasiun kereta api Lubuk Pakam dan foto stasiun kereta api Bangun Purba pada tahun 1920an, Jumat (4/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Stasiun Kereta api merupakan tempat keberangkatan atau pemberhentian yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Selain digunakan untuk mengangkut penumpang, pada jaman dahulu stasiun kereta api digunakan juga untuk mengangkut komoditas perkebunan.

Sepertinya halnya di Stasiun Lubuk Pakam, dahulunya merupakan stasiun percabangan antara Medan, Tebing Tinggi, dan Bangun Purba.

Namun, jalur ke Bangun Purba kini sudah tidak ada lagi. 

Baca juga: DORR Polisi Tembak Kaki Bonar Pelaku Curanmor di Labuhanbatu 

Meski jalur kereta api Lubuk Pakam-Bangun Purba adalah jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan Stasiun Lubuk Pakam dengan Stasiun Bangun Purba, namun banyak cerita menarik yang bisa diulas dari jalur tersebut.

Foto stasiun kereta api Lubuk Pakam dan foto stasiun kereta api Bangun Purba pada tahun 1920an, Jumat (4/6/2021).
Foto stasiun kereta api Lubuk Pakam dan foto stasiun kereta api Bangun Purba pada tahun 1920an, Jumat (4/6/2021). (HO)

Baca juga: Perawat Ini Suntikkan Disinfektan ke 20 Pasiennya agar Tewas, Alasan di Baliknya tak Bisa Dipercaya

Berdasarkan dari beberapa artikel yang dikutip, lintas kereta api sepanjang 27,936 km ini dibangun mulai tahun 1901 oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan diresmikan untuk digunakan pada tanggal 10 April 1904.

Jalur kereta api dengan lebar sepur 1,067 m ini ditutup kurang-lebih pada tahun 1970-an. Meski demikian, bekas-bekas bangunan stasiun maupun jembatan kereta api sebagian masih dapat dilihat, akan tetapi kebanyakan relnya sudah hilang atau bisa dikatakan sudah lenyap.

Demikian pula sistem komunikasi, persinyalan, dan lain-lain tanda-tanda lalu lintas.

Jalur kereta api Lubuk Pakam-Bangun Purba dibangun sebagai bagian dari sarana dan prasarana pengangkutan komoditas perkebunan dari pedalaman menuju Medan, dan berakhir di Belawan sebagai pelabuhan kapal-kapal dagang untuk mengekspor hasil bumi ke luar negeri. 

Deli Spoorweg Maatschappij yang membangun jalur ini didirikan pada 1883 atas inisiatif JT Cremer, pada saat itu administratur pada perusahaan perkebunan tembakau yang sangat terkenal di Sumatra Timur, Deli Maatschappij (DM).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved