Breaking News:

32 Wisman Kunjungi Sumut, Paling Banyak dari Malaysia

elama periode Januari-April 2021 jumlah Wisman yang berkunjung di Sumatera Utara mencapai 117 kunjungan, turun 99,73 persen

Tribun Medan/HO
Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pariwisata di Sumut masih belum dapat menunjukkan pemulihan yang stabil. Hal ini dapat dilihat dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) bahwa Sumut hanya dapat mendatangkan 32 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) per April 2021 ini.

“Wisman yang berkunjung ke Sumut melalui empat pintu masuk pada bulan April 2021 mencapai 32 kunjungan, mengalami penurunan 43,86 persen dibanding yang datang pada bulan Maret 2021 mencapai 57 kunjungan,” ungkap Kepala Perwakilan BPS Sumut Syech Suhaimi, Minggu (6/6/2021).

Namun, jika dibandingkan dengan April 2020 lalu, kunjungan Wisman ini mendapat lonjakan cukup besar dengan persentase kenaikan sebesar 128,57 persen dari 14 kunjungan.

Baca juga: Kunjungan Wisman Belum Pulih, Anjlok 99,89 Persen Dibanding Periode Tahun Lalu

Bila diakumulasikan, selama periode Januari-April 2021 jumlah Wisman yang berkunjung di Sumatera Utara mencapai 117 kunjungan, turun 99,73 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2020.

Syech menyebutkan bahwa ada empat pintu masuk bagi para wisman yaitu Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan, Bandar Udara Silangit,Bandar Udara Kualanamu, dan Pelabuhan Belawan.

Namun, untuk persentase penurunan pintu masuk bagi wisman terjadi pada pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan dan Bandar Udara Silangit, masing-masing turun 100 persen.

"Jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu juga mengalami 99,74 persen dan melalui pintu masuk Laut Belawan turun 47,83 persen," ujarnya.

Dari tiga negara pasar utama Wisman pada April 2021, Syech menyebutkan bahwa Malaysia hingga saat ini masih mendominasi jumlah wisman yang datang ke Sumatera Utara yaitu 37,50 persen, diikuti oleh oleh Tiongkok dan Swiss masing-masing naik 6,25 persen.

“Jumlah dari tiga negara tersebut adalah 50 persen dari total kedatangan Wisman di Sumatra Utara," tutur Syech.

Jika dibandingkan antara Maret ke April 2021, dari tiga negara utama turut mengalami kenaikan 100 persen dibanding bulan sebelumnya.

Wisman asal Tiongkok mengalami kenaikan 100 persen dan Wisman asal Malaysia mengalami kenaikan 71,43 persen. Sedangkan Wisman asal Swiss tidak dapat dibandingkan.

Demikian pula pada periode Januari-April 2021, jumlah Wisman dari tiga negara utama tersebut mengalami kenaikan 700 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 2 kunjungan pada tahun 2020 menjadi 16 kunjungan pada tahun 2021.

Persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Malaysia sebesar 1.100 persen.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved