Breaking News:

Kunjungan Wisman Belum Pulih, Anjlok 99,89 Persen Dibanding Periode Tahun Lalu

Wisman yang berkunjung ke Sumut melalui empat pintu masuk pada bulan Februari 2021 mencapai 17 kunjungan, meningkat 112,50 persen

Tribun Medan/Dok
Sejumlah turis asing berkunjung ke Istana Maimun, Medan, beberapa waktu lalu sebelum masa pandemi Covid-19. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN -  Pandemi Covid-19 saat ini masih berdampak kepada perkembangan pariwisata Sumut yang hingga saat ini masih belum pulih. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut Syech Suhaimi mengungkapkan bahwa hingga saat ini kunjungan wisatawan mancanegara belum mencapai 20 pengunjung pada Februari tahun 2021.

“Wisman yang berkunjung ke Sumut melalui empat pintu masuk pada bulan Februari 2021 mencapai 17 kunjungan, meningkat 112,50 persen dibanding yang datang pada bulan Januari 2020,” ungkap Syech, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Kunjungan Wisman ke Sumut Naik, Pengamat: Belum Sepenuhnya Karena Daya Beli Pulih

Meski demikian, data pengunjung wisman pada bulan Februari mengalami peningkatan hingga 50 persen dibanding Januari 2021 yang hanya berjumlah delapan kunjungan. Seluruh kunjungan tersebut masuk dari pintu masuk Bandara Kualanamu.

Namun, jika dibandingkan dengan Februari 2020 (yoy), kunjungan wisman anjlok sebesar 99,89 persen, dari 15.461 kunjungan.

Kunjungan perjalanan internasional tersedia dari empat pintu masuk diantaranya Bandara Kualanamu, Pelabuhan Belawan, Bandara Silangit, dan Pelabuhan Tanjungbalai Asahan. Ada pun untuk seluruh kunjungan Wisman di bulan Februari 2021 masuk dari pintu Bandara Kualanamu.

Berdasarkan data dari BPS, kunjungan Wisman secara yoy untuk di Februari 2021 yaitu Bandara Kualanamu mengalami penurunan hingga 99,88 persen, sedangkan pintu masuk Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjungbalai, dan Bandara Silangit mengalami penurunan masing-masing sebesar 100 persen.

Syech menuturkan bahwa dari negara-negara yang berkunjung ke Sumut, Wisman asal Malaysia masih mendominasi, disusul Yaman, Singapura, dan Belanda.

"Dari empat negara pasar utama Wisman pada Februari 2021, Malaysia masih mendominasi jumlah Wisman yang datang di Sumatera Utara yaitu 29,41 persen, diikuti oleh Yaman 11,76 persen, Singapura dan Belanda masing-masing 5,88 persen," ujarnya.

Jumlah Wisman dari empat negara tersebut adalah 52,94 persen dari total kedatangan Wisman di Sumatera Utara.

Pada periode Februari 2021, jumlah wisman dari empat negara utama tersebut mengalami penurunan 99,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 19.818 kunjungan pada tahun 2020 turun menjadi 9 kunjungan pada tahun 2021.

Persentase penurunan tertinggi terjadi pada Wisman asal negara Malaysia sebesar 99,97 persen.

Pipit, Warga Negara Singapura, saat dihubungi Tribun Medan mengungkapkan bahwa sudah begitu rindu untuk pulang ke Medan. Setelah menikah dan berganti warga negara, biasanya ia selalu pulang tiap Idul Fitri. 

Namun akibat pandemi Covid-19, Pipit harus memilih untuk tidak dapat melakukan perjalanan mudik ke Indonesia lantaran Singapura menutup perbatasan.

"Tahun lalu udah nggak pulang ya rindu lah sama suasana di Medan kan mau ziarah juga jadi nggak bisa langsung. Dengar kabar kalau akhir tahun dibuka lagi penerbangan tapi lihat dulu lah apalagi di Medan masih belum turun juga. Biasa kita berkabar lewat video call aja, kita berharap cepat pulih lagi lah ya," pungkasnya.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved