Breaking News:

Komunitas Gerakan Peduli Sungai, Ajak Semua Pihak Peduli Lingkungan Tembung

Ketua GPS Tembung, Luthfi Hakim Simanjuntak mengungkapkan, sungai Tembung ini terus disalahgunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

TRIBUN MEDAN/ EDI
Anggota komunitas GPS Tembung melakukan pembersihan sampah sekitaran sungai Tembung pada Minggu (6/6/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk menanam pohon dan membuang sampah pada tempatnya menjadi penyumbang kerusakan alam.

Khususnya daerah sungai, sampah menjadi persoalan serius demi keberlangsungan biota lain seperti ikan, udang, kepiting dan lain-lain.

Baca juga: Ternyata 5 Zodiak Ini Hobi Menunda Bayar Utang, Biasanya Banyak Alasan Kalau Ditagih

Kekhawatiran itu yang membuat Komunitas Gerakan Peduli Sungai (GPS) Tembung masih konsisten melakukan edukasi dan membersihkan aliran sungai Tembung.

Anggota komunitas GPS Tembung melakukan pembersihan sampah sekitaran sungai Tembung pada Minggu (6/6/2021). 
Anggota komunitas GPS Tembung melakukan pembersihan sampah sekitaran sungai Tembung pada Minggu (6/6/2021).  (TRIBUN MEDAN/ EDI)

Baca juga: Serikat Pekerja Pertamina UPms I Tolak Subholding Shipping, Sebut Miliki Fokus Bisnis yang Berbeda

Ketua GPS Tembung, Luthfi Hakim Simanjuntak mengungkapkan, sungai Tembung ini terus disalahgunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

"Kesadaran masyarakat sekitar dan pemerintah akan keberlangsungan biota yang ada di perairan masih sangat rendah dan sungai Tembung ini masih kerap kali dijadikan tempat sampah," ujar Lutfi.

Melihat situasi tersebut, Ia mengatakan seharusnya ada tindakan tegas dari pemerintah bagi orang yang membuang sampah sembarangan ke sungai, dan membuat tempat sampah di sekitar tanpa harus berbayar.

"Masyarakat disini membuang sampah ke sungai karena tidak ada fasilitas yang di sediakan. Kemarin sempat ada tapi harus bayar retribusi. Warga bilang ekonomi kami di sini kalangan menengah ke bawah makan saja kami susah," jelas Lutfi.

Meskipun demikian, Ia selalu berharap agar masyarakat peduli dengan lingkungan terutama sungai demi keberlangsungan ekosistem kedepannya.

"Kita berharap ya, semua pihak mau peduli terhadap lingkungan ini, untuk tidak membuang sampah sembarangan itu sudah membantu.

Kiranya kedepan kesadaran untuk menjaga lingkungan terutama sungai bagi masyarakat semakin bertambah," ujar Lutfi penuh harap. 

Baca juga: KRONOLOGI Terungkapnya Motif Pembunuhan Wiwik (31) oleh Mantan Suami AM (39), Akui Masih Cemburu

Hari ini, dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia GPS Tembung melakukan penanaman rumput vetiver dan membersihkan sampah di lingkungan sungai tembung. 

"Yang kita lakukan susur sungai sekaligus membersihkan lalu pembersihan pinggiran sungai dan membangun benteng mitigasi bencana dengan penanaman rumput vetivere

SEtelah itu melakukan diskusi seputar lingkungan  hidup agar visi misi kedepan melestarikan alam mudah tercapai," kata Lutfi. 

(cr6/tribun-medan.com) 

Penulis: Kristen edi sidauruk
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved