Breaking News:

Warga Meninggal Terpapar Covid-19, Lurah Minta Keluarga di Lorong RT 08 Kurangi Kontak Erat

Lurah Bantan Azis Syahputra minta warga lorong RT 08 untuk mengurangi kontak erat setelah adanya warga meninggal terpapar Covid-19

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Lorong sekitar rumah duka di Jalan Manunggal, RT 8, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar, Kota Siantar diminta mengurangi kontak erat dengan warga lain, Selasa (8/6/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIJA) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR--Satgas Covid-19 Kota Siantar meminta sejumlah kepala keluarga di lorong RT 08, Jalan Manunggal, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar mengurangi kontak erat selama 14 hari.

Alasannya, seorang warga di antaranya meninggal dengan terkonfirmasi positif Covid-19.

Lurah Bantan, Azis Syahputra mengatakan, pihaknya kemudian menempelkan stiker di deretan rumah warga yang masih bertalian keluarga agar menerapkan protokol kesehatan.  

Baca juga: WALI Kota Bobby Tak Coba-coba soal Belajar Tatap Muka, 15 Ribu Guru Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19

"Aku dikonfirmasi camat pukul 09.00 WIB. Ada hasil swabnya menyatakan positif Covid-19. Kita konfirmasi ke RT/RW setempat,"

"Jadi ternyata ketika kita sampai di lapangan, si mayat sudah dimandikan. Keluarga bersikeras jenazah dimandikan seperti biasa, bukan dengan protokol kesehatan," katanya, Selasa (8/6/2021).

Lantaran jenazah sudah terlanjur dimandikan, pihak kelurahan kemudian meminta keluarga yang berduka agar membatasi pelayat hingga proses penguburan. Ujar Azis, di rumah duka kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan.

Selain itu, kelurahan juga mengimbau untuk pihak keluarga dan jiran tetangga agar tidak melaksanakan takziah malam hari.

Baca juga: Bupati Deliserdang Persilakan Siapa Saja Datang untuk Vaksinasi Covid-19 di P3UD

"Kita sudah semprot disinfektan. Dan yang kedua, kita tidak perbolehkan takziah malam," kata Azis.

Hanya saja, terang Azis, upaya untuk melakukan deteksi dini Covid-19 di kalangan keluarga tak membuahkan hasil.

Ajakan untuk keluarga melaksanakan swab tes ditolak mentah-mentah lantaran yakin almarhum W (66 tahun) meninggal bukan karena Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved