Bayi Diduga Dicovidkan
Humas RSUD Pirngadi Akui Ada Kasus Bayi Diduga Sengaja Dicovidkan Tim Medis
Humas RSUD Pirngadi Medan akui ada kasus bayi yang diduga sengaja dicovidkan tim medis. Manajemen bakal beri jawaban
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Manajemen RSUD Pirngadi Medan angkat bicara soal adanya kasus bayi diduga sengaja dicovidkan pihak rumah sakit.
Menurut Humas RSUD Pirngadi Medan Edison Peranginangin, bahwa benar kasus bayi diduga sengaja dicovidkan itu terjadi di rumah sakit tempatnya bekerja.
Hanya saja, Edison berdalih belum bisa memberikan keterangan secara rinci soal kasus ini.
"Nanti ya, belum ada sama saya kronologisnya. Mungkin besok dikasih sama saya, baru bisa dijawab," kata Edison, Rabu (9/6/2021).
Baca juga: Pasien Meninggal Diduga Karena Kelalaian, IDI Beri Usul Ini ke RSUD Pirngadi Medan
Disinggung lebih lanjut mengenai minimnya fasilitas rumah sakit, sehingga membuat keluarga pasien ngamuk, Edison juga mengaku belum tahu.
"Kalau itu belum tahu. Makanya kutanya dulu. Besok lah ya," kata Edison
Dia mengatakan, pasien tersebut saat ini sudah tidak ada lagi di RSUD Pirngadi.
Edison bilang, pasien pulang atas permintaan sendiri.
"Sudah ditanda tangani orangtuanya untuk setuju pasien pulang," katanya.
Baca juga: 2 Fakta Baru Kasus Kematian Pasien karena Tabung Oksigen Kosong di RSUD Pirngadi Medan
Dia pun belum tahu pasien mengidap penyakit apa.
Hanya saja, diketahui pasien yang masih bayi itu pindahan dari rumah sakit swasta.
"Dari rumah sakit swasta itulah dirujuk ke RSUD Pirngadi," sebutnya.
Kasus bayi diduga sengaja dicovidkan pihak rumah sakit ini videonya sempat beredar di kalangan jurnalis.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala, kasus ini terjadi di RSUD Pirngadi Medan.
Rajudin Sagala mengatakan, awalnya keluarga pasien membawa anaknya berobat ke RSUD Pirngadi Medan pada Senin (7/6/2021).
Saat di rumah sakit, saluran infus tidak tersedia sehingga operasi gagal dilakukan.