Breaking News:

Survei SAHdaR: 1.000 Titik Bahu Jalan dan Trotoar di Medan Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Saat ini terdapat 1000 titik bahu jalan dan trotoar yang terpantau masih menjadi tempat pembuangan sampah di kota Medan.

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/ALMAZMUR SIAHAAN
KONFERENSI pers terkait permasalahan sampah di kota Medan selama 100 hari kerja Bobby Nasution di Sekretariat SAHdaR Jalan Bilal Ujung Gang Arimbi Nomor 1, Kecamatan Medan Timur, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUN - MEDAN.com, MEDAN - Genap 100 hari kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, harapan agar kota Medan terbebas dari permasalahan sampah tampaknya masih membutuhkan usaha yang lebih besar. Hal ini terungkap dalam survei Sentra Advokasi untuk Hak Dasar Rakyat (SAHdaR).

Survei SAHdaR menyebutkan, sampai saat ini terdapat 1000 titik bahu jalan dan trotoar yang terpantau masih menjadi tempat pembuangan sampah di kota Medan.

Koordinator SAHdaR Medan, Ibrahim, Kamis (10/6/2021) mengatakan, titik terbanyak yang menjadi tempat penumpukan sampah ada di Jalan Sisingamangaraja. Kemudian diikuti Jalan Letda Sujono, Jalan Panglima Denai dan Jalan Gatot Subroto.

Kondisi serupa juga terjadi di berbagai ruas jalan di kota Medan hingga ke perumahan penduduk. Catatan SAHdaR menunjukkan terdapat 16 ruas bahu jalan protokol kota Medan yang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah sementara.

Kondisi itu mengakibatkan jalan di wilayah tersebut tampak kumuh dan sering sekali tercium aroma busuk yang dapat memicu rasa mual.

Sejak dideklarasikannya program kebersihan lingkungan oleh Wali Kota Medan sampai saat ini, SAHdaR menilai ada beberapa penyebab penumpukan sampah di sebagian besar bahu jalan. Tidak adanya tempat penampungan sampah di tengah pemukiman masyarakat kota Medan. Mau tidak mau masyarakat harus membuang sampah di bahu jalan.

Kemudian, biaya pengangkutan sampah oleh becak pengangkut sampah relatif mahal dan terdapat perbedaan besaran iuran, sehingga masyarakat enggan untuk berlangganan dengan petugas sampah. Selain itu, becak pengangkut sampah juga tidak beroperasi setiap hari. Sementara sampah rumah tangga yang dihasilkan masyarakat harus segera dibuang karena cepat mengeluarkan bau busuk.

Baca juga: 100 Hari Kerja Bobby Nasution, SAHdaR Soroti Polemik Sampah di Kota Medan

SAHdaR menilai, berdasarkan anggaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Medan tahun 2019, terdapat anggaran DKP yang tidak proporsionalitas, yang artinya anggaran tersebut lebih banyak menyasar pada pengelolaan gedung dan kantor DKP. Pada Perda Nomor 4 tahun 2018 Lampiran III, setengah dari 600 miliar anggaran kebersihan di kota Medan habis untuk biaya listrik, air dan komunikasi.

Hanya 15 persen dari total anggaran yang dialokasikan untuk pengelolaan sampah. “Itu pun terbagi dalam beberapa item pengerjaan, seperti promosi dan kampanye kebersihan lingkungan serta pemeliharaan dan penyediaan sarana dan prasarana persampahan,” kata Ibrahim.

Penyebab lainnya adalah belum maksimalnya kinerja dari petugas kebersihan seperti pasukan melati, bestari dan personil kebersihan kecamatan. Catatan SAHdaR menunjukkan bahwa proses rekrutmen dan sistem kerja petugas kebersihan masih belum terkelola dengan baik.

Selanjutnya, minimnya sarana dan prasarana truk pengangkut sampah, dimana saat ini truk pengangkut sampah hanya beroperasi pukul 06.00 WIB. Itupun berbeda di setiap wilayah. Di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Medan Denai dan Medan Barat, pengangkutan sampah dilakukan pukul 08.00 WIB atau pukul 09.00 WIB.

SAHdaR memastikan perbedaan waktu tersebut karena minimnya jumlah truk pengangkut sampah yang tersedia. Karena itu, proses pengangkutan sampah harus menunggu giliran, apalagi beberapa truk pengangkut sampah juga kondisinya sudah tidak layak.

"Beberapa truk sampah yang kami temui di jalan kondisinya sangat mengerikan. Terkadang sampah yang sudah diangkut terjatuh kembali ke jalan karena jumlah sampah yang diangkut melebihi kapasitas bak truk," ujarnya.(cr17)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved