Anaknya 40 Tahun Lalu Hilang Diculik, Akhir dari Pencarian Sang Ayah Buat Banyak Orang Menangis
Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Seorang ayah menghabiskan separuh hidupnya untuk mencari anaknya yang diculik.
Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis.
Menurut Tang, putrnya diculik 40 tahun lalu di Xuzhou, Jiangsu, China.
Meski mengetahui peluang untuk menemukan putranya sangat kecil, Tang tetap tidak mau menyerah.
Ia terus bertekad untuk menemukan putranya.

Perjalanan lelaki tua itu untuk menemukan putranya berlangsung dari tahun ke tahun, dan tanpa terasa, 40 tahun telah berlalu.
Keajaiban terjadi pada akhirnya.
Baca juga: Cari Anaknya Selama 12 Tahun Lamanya, Sang Ayah Nangis Haru Tahu Sebab Putranya tak Pernah Pulang
Baca juga: Pria Ini Laporkan Istrinya Hilang saat Ia Tidur Nyenyak, 37 Tahun Kemudian Kebenaran Terungkap
Polisi Jiangsu baru-baru ini menghubungi keluarga Tang dan memberitahu mereka bahwa putranya yang hilang telah ditemukan.
Pada hari pertemuan, Tang dan putranya mau tidak mau saling berpelukan dan menangis.
Putranya kemudian menawarkan untuk merawat ayahnya yang sudah itu dan tidak akan pernah meninggalkannya lagi.

Bersatu Kembali dengan Keluarga Setelah 33 Tahun Lalu Diculik
Sebelumnya, kisah serupa juga terjadi di Chengdu, Sichuan, China.
Seorang pria bernama Haidong bersatu kembali dengan keluarganya setelah 33 tahun diculik.
Menurut The Paper, Haidong dan orangtuanya, Pan dan Zhang, bertemu lagi di Chengdu, kampung halaman Haidong pada 28 April.
Diketahui, Chengdu juga merupakan tempat di mana dia diculik dan dijual ke Hebei.
Haidong adalah salah satu dari 59 korban penculikan yang telah dipersatukan kembali dengan keluarga mereka oleh polisi Provinsi Shicuan di program “Reuni” yang telah berlangsung sejak Januari 2021.
Baca juga: Diculik untuk Dinikahi Secara Paksa, Gadis Cantik Ini Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Karena Melawan