Breaking News

Anaknya 40 Tahun Lalu Hilang Diculik, Akhir dari Pencarian Sang Ayah Buat Banyak Orang Menangis

Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Seorang ayah menghabiskan separuh hidupnya untuk mencari anaknya yang diculik. Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis. 

TRIBUN-MEDAN.com – Seorang ayah menghabiskan separuh hidupnya untuk mencari anaknya yang diculik.

Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis.

Menurut Tang, putrnya diculik 40 tahun lalu di Xuzhou, Jiangsu, China.

Meski mengetahui peluang untuk menemukan putranya sangat kecil, Tang tetap tidak mau menyerah.

Ia terus bertekad untuk menemukan putranya.

Seorang ayah menghabiskan separuh hidupnya untuk mencari anaknya yang diculik. Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis.
Seorang ayah menghabiskan separuh hidupnya untuk mencari anaknya yang diculik. Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis. (eva.vn)

Perjalanan lelaki tua itu untuk menemukan putranya berlangsung dari tahun ke tahun, dan tanpa terasa, 40 tahun telah berlalu.

Keajaiban terjadi pada akhirnya.

Baca juga: Cari Anaknya Selama 12 Tahun Lamanya, Sang Ayah Nangis Haru Tahu Sebab Putranya tak Pernah Pulang

Baca juga: Pria Ini Laporkan Istrinya Hilang saat Ia Tidur Nyenyak, 37 Tahun Kemudian Kebenaran Terungkap

Polisi Jiangsu baru-baru ini menghubungi keluarga Tang dan memberitahu mereka bahwa putranya yang hilang telah ditemukan.

Pada hari pertemuan, Tang dan putranya mau tidak mau saling berpelukan dan menangis.

Putranya kemudian menawarkan untuk merawat ayahnya yang sudah itu dan tidak akan pernah meninggalkannya lagi.

Seorang ayah menghabiskan separuh hidupnya untuk mencari anaknya yang diculik. Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis.
Seorang ayah menghabiskan separuh hidupnya untuk mencari anaknya yang diculik. Setelah bertahun-tahun lamanya, ending dari pencarian seorang ayah tersebut membuat banyak orang menangis. (eva.vn)

Bersatu Kembali dengan Keluarga Setelah 33 Tahun Lalu Diculik

Sebelumnya, kisah serupa juga terjadi di Chengdu, Sichuan, China.

Seorang pria bernama Haidong bersatu kembali dengan keluarganya setelah 33 tahun diculik.

Menurut The Paper, Haidong dan orangtuanya, Pan dan Zhang, bertemu lagi di Chengdu, kampung halaman Haidong pada 28 April.

Diketahui, Chengdu juga merupakan tempat di mana dia diculik dan dijual ke Hebei.

Haidong adalah salah satu dari 59 korban penculikan yang telah dipersatukan kembali dengan keluarga mereka oleh polisi Provinsi Shicuan di program “Reuni” yang telah berlangsung sejak Januari 2021.

Baca juga: Diculik untuk Dinikahi Secara Paksa, Gadis Cantik Ini Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Karena Melawan

Secara khusus, pada tanggal 30 Maret, setelah mengetahui tentang program dari kepolisian Provinsi Sichuan, Haidong mengirimkan permohonan bantuan.

Dia mengatakan dirinya diculik di kampung halamannya, Sichuan, pada sekitar tahun 1986-1987.

Nama umum di masa kecilnya adalah Dong Dong.

Ilustrasi
Setelah diculik 33 tahun lalu, seorang pria kembali bertemu dengan keluarganya berkat program polisi. Ilustrasi (Tabloid Nova)

Pada tanggal 7 April, melalui proses analisis sampel darah dan berdasarkan rincian yang diberikan oleh Haidong, polisi menemukan adanya yang memiliki kesamaan dengan laporan kehilangan.

Laporan orang hilang itu adalah milik Pan, yang dilaporkan hilang oleh ayahnya.

Hal ini semakin ditegaskan setelah polisi memeriksa dan membandingkannya.

Pada 17 April, hasil tes DNA mengonfirmasi bahwa Haidong adalah putra tertua Pan dan Zhang yang sudah lama diculik.

Baca juga: Waduh, Pak Guru yang Satu Ini Bukannya Fokus Mengajar, Malah Jual Sabu Seharga Rp 50 Juta

Baca juga: Mbak You Sebut Artis Ini akan Terseret Skandal Video Panas dengan Pejabat

Pan saat ini bekerja di Hangzhou, sementara Zhang di Changzhou untuk merawat cucunya.

Ketika mendengar kabar bahwa putranya yang diculik 33 tahun lalu berhasil ditemukan, Pan dan istrinya sangat senang sekaligus merasa terharu dan ingin bertemu.

Adapun Haidong, dia sekarang sudah menikah dan memiliki seorang putri.

Keluarga kecilnya tinggal di Hebei.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved