TERNYATA Ini Alasan Eks Menkes Terawan Tetap Diam meski Vaksin Nusantara Dijegal BPOM
Pada awal pemaparan, Terawan mengklaim bahwa hampir 90 persen bahan-bahan dalam perangkat pembuat Vaksin Nusantara adalah produksi Indonesia.
"Ini kayak memasak saja, tapi harus tahu. Kalau tidak, soalnya nanti dikira sulit sekali bikin vaksin," kata Terawan.
Kemudian, salah satu pimpinan rapat meminta izin kepada Terawan untuk mendekat agar lebih jelas melihat bagaimana cara membuat Vaksin Nusantara.
Terawan pun mengizinkan beberapa anggota dewan maju mendekati mejanya guna melihat proses tersebut.
"Oh iya, silakan pak. Nah, ini bagus malahan. Nanti siapa tahu bisa membuat sendiri. Boleh-boleh," terangnya.
Tampak lima orang anggota Komisi VII maju ke depan meja Terawan Agus Putranto.
Salah satunya adalah Wakil Ketua Komisi VII Eddy Soeparno.
Setelah itu, Terawan kembali melanjutkan penjelasannya.
Ia mengatakan, vaksinator akan mengambil sampel darah dari orang yang akan disuntik vaksin.
Kemudian, sampel darah itu akan diuji di laboratorium hingga menjadi vaksin yang bisa digunakan.
Ada momen menarik saat salah satu anggota dewan terdengar menanyakan kepada Terawan, apakah sudah disuntik vaksin nusantara atau belum.
Terawan dengan tegas menyatakan dirinya sudah divaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin gagasannya tersebut.
"Oh sudah, kalau ndak, masak saya bikin sendiri, ndak berani nyuntik sendiri. Kalau ndak yakin, safety. Sudah divaksin, termasuk anak dan istri saya," jawab Terawan.
Kemudian, Terawan juga menjawab isu yang beredar bahwa Vaksin Nusantara adalah buatan Amerika Serikat.
Ia menepis isu tersebut dengan memastikan bahwa Vaksin Nusantara bukanlah produk Amerika.
Namun, ia memang mengakui bahwa selama ini dirinya diam dan enggan berkomentar hal tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vaksin-nusantara-dijegal-bpom.jpg)