Breaking News:

Digelar Virtual, Politeknik WBI Teken MoU dengan Berbagai Perusahaan untuk Perkuat MBKM

Politeknik WBI kembali melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan berbagai Perjanjian Kerjasama.

Editor: Ismail
HO
Politeknik WBI kembali melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan berbagai Perjanjian Kerjasama yang digelar secara virtual, Jumat (25/6/2021). 

TRIBUNMEDAN.ID, MEDAN - Sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI) terus meningkatkan kualitas dan kuantitas kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Jumat (25/6/2021), Politeknik WBI kembali melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan berbagai Perjanjian Kerjasama.

Kemitraan baru bersama dengan puluhan kerjasama yang telah disepakati dan dijalankan sebelumnya akan memperkuat implementasi MBKM di Politeknik WBI.

Mitra baru Politeknik WBI adalah dua buah kantor konsultan pajak yaitu DDTC Consulting dan Kantor Kunsultan Pajak Eben Ezer Simamora, tiga perusahaan distributor yaitu PT. Alamjaya Wirasentosa, PT. Panca Pilar Tangguh, dan PT. Sinar Sosro.

Berikutnya adalah Kantor Akuntan Publik KAP Dorkas Rosmiaty & Asen Susanto dan perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis yaitu PT Benih Citra Asia. Sebagaimana penandatanganan kerjasama sebelumnya, untuk menekan laju penyebaran Covid 19, maka acara dilakukan secara virtual.

Selain melaksanakan penandatangan di tempat masing-masing, pimpinan tiap institusi mitra dan Dr Jenny Elisabet selaku Direktur Politeknik WBI menyampaikan pesan dan harapan terkait kerjasama yang akan dilaksanakan.

“Kami membangun komunikasi yang baik dan keterbukaan yang selebar-lebarnya dengan mitra kami agar tujuan pembelajaran tercapai. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat tidak hanya pada mahasiswa tetapi juga pada Bapak/Ibu mitra,” ujar Jenny.

Selain penandatangan dokumen kerjasama, Politeknik WBI menyelenggarakan seminar perpajakan yang disampaikan salah satu pimpinan mitra kerjasama yaitu Partner of Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji SE, MSE, MSc, IBT, ADIT. Bawono yang merupakan konsultan pajak terkemuka lulusan Universitas Indonesia tersebut menyampaikan materi “Manajemen Pajak bagi Wajib Pajak Badan Pasca UU Cipta Kerja.

Bawono menyampaikan bahwa masih banyak hal yang harus disempurnakan dan dianalisis lebih lanjut dalam proses implementasi UU Cipta Kerja. Dia juga menuturkan bahwa UU Cipta Kerja adalah langkah berani yang harus terus dilanjutkan walaupun pandemi Covid-19 mempengaruhi proses implementasi UU tersebut.

Politeknik WBI berharap materi ini akan meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memberikan kontribusi bagi seluruh mitra yang hadir pada acara tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved